Radar Tulungagung - Memiliki nama yang unik menjadi ciri khas dari salah satu desa di Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung.
Selain memiliki nama yang unik, desa ini juga memiliki sejarah terhadap perlawanan penjajah serta pendidikan Islam di era kolonialisme.
Tak hanya itu, beragam kebudayaan dan tradisi yang dijaga masyarakat setempat juga menjadi keunikan tersendiri bagi desa ini.
Desa yang dimaksut yakni Desa Betak di Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Desa ini menyimpan sejarah serta kebudayaan yang belum banyak diketahui orang.
Desa Betak ini memiliki nama yang unik dan tidak dimiliki oleh wilayah lain bahkan seantero dunia pun.
Penamaan Desa Betak ini berasal dari kebiasaan masyarakat setempat yang acap kali menanak nasi atau 'adang' untuk keperluan rapat desa.
Dimana lokasi tempat memasak inilah kemudian dinamakan Desa Betak seperti yang kinal saat ini.
Selain penamaan desa yang unik, terdapat kegiatan masyarakat yakni festival layangan bapangan yang diadakan setiap bulan suro dalam penanggalan jawa.
Pada festival ini menampilkan beragam layang-layang dengan aneka bentuk dan lukisan yang menarik. Menandakan tradisi dan kreativitas masyarakat setempat yang begitu tinggi.
Desa Betak di Kecamatan Kalidawir ini juga memiliki lembaga pendidikan Islam yang telah didirikan sejak era kolonialisme.
Diketahui Madrasah Diniyah Mamba'ul Ulum merupakan lembaga pendidikan Islam yang didirikan sejak tahun 1917 di Desa Betak.
Tak ayal, lembaga pendidikan tersebut berkontribusi signifikan atas pendidikan agama bagi masyarakat setempat.
Keunikan serta keragaman budaya dan sejarah di Desa Betak Kecamatan Kalidawir ini menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat setempat.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz