RADAR TULUNGAGUNG - Bazar takjil dan kuliner di UIN SATU Tulungagung 'morat-marit' diterjang hujan angin.
Tenda-tenda di Satu Fest dan bazar takjil yang rencananya dibuka pada Kamis (13/3) sore ambruk diterjang angin kencang yang mendera beberapa wilayah di Tulungagung.
Alhasil panitia terpaksa menghentikan kegiatan pembukaan Satu Fair dan bazar itu.
"Tiba-tiba hujan deras dan angin kencang melanda wilayah sini. Peresmian kami tunda dulu," ucap Bayu, salah satu panitia di sana.
Baca Juga: Tersapu Angin Kencang, 10 Bangunan di Campurdarat Tulungagung Rusak
Hal yang sama juga diucapkan Imam salah satu panitia bazar takjil di UIN SATU Tulungagung.
Dia menceritakan sudah dari kemarin mempersiapkan tenda-tenda dan panggung untuk peresmian bazar tersebut.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Pemicu Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Trenggalek? Dispertapan Bilang Begini
Namun karena porak poranda oleh hujan dan angin jadi peresmiannya ditunda.
"Tapi untuk para pedagang yang sudah datang bisa tetap berjualan nanti ketika hujan reda," katanya.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Hujan Intensitas Tinggi Bakal Mengguyur Sejumlah Wilayah di Indonesia
Imam juga menambahkan bahwa kejadian seperti ini tidak bisa diantisipasi karena hujan datang secara tiba-tiba.
Padahal sudah dipersiapkan ada beberapa agenda untuk pembukaan bazar sore ini.
"Bazar takjil ini diselenggarakan baznas. Ada 30 stand pedagang makanan dan minuman yang merupakan binaan baznas," tambahnya.
Pantauan koran ini di lokasi terjadi hujan deras dan angin kencang yang terjadi kurang lebih selama satu jam.
Baca Juga: Tips Memotret Saat Cuaca Panas di Tulungagung
Hujan dan angin tersebut menyebabkan tiga tenda roboh. Dua tenda yang roboh berada di lokasi bazar takjil di halaman Masjid UIN, sedangkan satu tenda roboh berada di lapangan UIN yang akan dijadikan lokasi Satu Fest sore ini.
Dua acara tersebut rencananya dibuka dan diresmikan sore ini. Karena ada hujan deras dan angin kencang mengharuskan pihak panitia menunda peresmian tersebut.
Baca Juga: Awal Ramadhan Hujan Deras Mengguyur Beberapa Daerah di Indonesia? Begini Prakiraan Cuaca dari BMKG
Namun rencananya acara tetap dilaksanakan tanpa seremonial khusus akibat hujan deras dan angin kencang itu. ****
Editor : Dharaka R. Perdana