Meski hibah aset untuk pembangunan Polsek Ngantru dilakukan tahun ini, Pemkab Tulungagung masih harus kembali mengintensifkan komunikasi lintas sektor. Sebab, hal ini berkaitan dengan persiapan di masing-masing OPD terkait.
Untuk diketahui, pembahasan teknis antara pemkab dan Polres Tulungagung digelar di awal pekan ini. lalu, disetujui poin pelaksanaan hibah untuk digelar di tahun ini.
“Nanti setelah itu kita penjabaran. Kalau kita hibahnya bisa tahun ini,” ujar Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tuluungagung, Galih Nusantoro.
Jika tak ada aral melintang, proses pembangunan fisik gedung juga direncanakan untuk digelar tahun ini.
Di sisi lain, pemkab juga perlu mencermati proses penataan ulang pedagang Pasar Ngantru yang terdampak hibah aset. Pasalnya, lokasi aset yang akan diserahkan ke Polres Tulungagung berada persis di sisi utara Pasar Ngantru.
“Iya. Jadi memang pedagang kan domainnya disperindag. Kita sudah koordinasikan untuk nanti relokasinya ada di mana. Atau di sampingnya, di belakanganya, atau sebelah kirinya nanti disperindag yang akan melakukan penataan ulang,” katanya.
Mantan Kepala Dishub Tulungagung ini menegaskan bahwa hibah aset di tahun ini bukan jadi salah satu item yang terdampak efisiensi anggaran.
Pasalnya, efisiensi anggaran hanya dilakukan pada sektor-sektor yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik dengan kategori primer.
“Efisiensi itu bukan menghilangkan kegiatan- kegiatan yang sifatnya berdampak langsung. Artinya kegiatan- kegiatan terutama pelayanan dasar sosial, pelayanan dasar pendidikan, pelayanan dasar kesehatan itu tetap berjalan,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas PUPR Tulungagung Dwi Hary Subagyo menerangkan bahwa pihaknya masih menanti teknis atas hasil pembahasan.
“Kalau sampai detil untuk pembangunan kok belu mada info lebih detil. Tapi memang secara makro ada arah pembangunan mapolsek,” terangnya.
Pengalokasian anggarna juga belum dilakukan mengingat dinas masih perlu menilik rencana dan rancanagan awal fisik banguan kantor Polsek Ngantru yang baru.
“Artinya gimana, terus pembebahan lahan, tukar gulingnya seperti apa belum tahu. Kalau yang pasti itu memang ada hibah di polresnya. Tapi kalau yang mapolsek belum sampai pembahasan ke arah situ,” ucapnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra