Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jelang Lebaran, Dinas PUPR Tulungagung Gelontor Rp 800 Juta untuk Perbaikan Jalan

Aditya Yuda Setya Putra • Minggu, 16 Maret 2025 | 23:55 WIB
Potret salah satu ruas jalan di Tulungagung. Tahun ini duit proyek fisik tersisa Rp 21 miliar.(YOGA DANY DAMARA/RADAR TULINGAGUNG)
Potret salah satu ruas jalan di Tulungagung. Tahun ini duit proyek fisik tersisa Rp 21 miliar.(YOGA DANY DAMARA/RADAR TULINGAGUNG)

Kalender pengerjaan proyek fisik di Dinas PUPR Tulungagung di Ramadan tahun ini makin padat. Sebab, selain realisasi proyek makro, dinas juga mengagendakan realisasi proyek mikro tambal-sulam jalan di masing-masing UPT.

Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Dwi Hary Subagyo mengatakan, pengerjaan makin dikebut di pertengahan Ramadan. Sebab, seluruh perbaikan jalan skala mikro ditarget rampung sebelum hari raya Idul Fitri di akhir bulan ini.

“Yang ada di dinas PUPR ada empat UPT. Beberapa aduan masyarakat terutama melalui Instagram atau Facebook atau mungkin websitenya PUPR itu kita tidak lanjuti. Tentunya juga ada yang telepon langsung ke kita,” ujarnya.

Dia merinci sejumlah perbaikan di masing-masing UPT. Di antaranya, perbaikan jalan di daerah Sendang yang Masuk UPT Kauman. Perbaikan di Jalan MT Haryono yang masuk UPT Kota.

“Itu yang (Masjid, Red) Al Muslimun ke Selatan. Mungkin belum tuntas, tapi terus mereka sisir,” terangnya.

Lalu, perbaikan jalan di sekitar Pasar Ngunut yang masung UPT Ngunut. Selanjutnya, perbaikan jalan di daerah Desa Gamping yang masuk UPT Campurdarat.

“Sampai hari raya mereka menyisir itu,” kata Hary.

Meski begitu, Hary mengaku belum dapat merinci panjang ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan skala mikro di tahun ini. Sebab, pengerjaan tidak dilakukan melalui penerapan koridor jalan.

“Rata-rata ter-sport, masalahnya tambal sulam. Kita ndak bisa mengasumsikan berapa kilometer,” jelasnya.

Dia menambahkan, untuk merealisasi program ini, masing-masing UPT dikucuri anggaran sekitar Rp 200 juta. Artinya, program tambal-sulam jalan jelang lebaran menelan anggaran Rp 800 juta.

“(Jalan, Red) yang berlubang, yang mengganggu aktivitas masyarakat. Khususnya yang di jalan kabupaten, jadi yang kita tangani,” akunya.

Untuk diketahui, prigram tambal-sulam jalan sebetulnya jadi agenda ruitn di dinas PUPR jelang hari raya Idul Fitri.

Tapi, tahun ini dinas sengaja menambah atensi khusus mengingat adanya instruksi dari pimpinan daerah untuk mengoptimalkan proyek infrastruktur, khususnya di wilayah selatan.

Di sisi lain, dia menilai lelang dini yang digelar pada Januari lalu berdampak positif.

“Alhamdulillah kita lelang duluan lelang dini Januari kemarin. Kalau ndak lelang dini, otomatis kan termasuk dana transfer. Itu kena potong dana transfer,” sebutnya.

Secara umum, panjang ruas jalan di Bumi Ngrowo mencapai 1.775 kilometer (km), dengan panjang jalan kabupaten mencapai sekitar 1.200 kmm. Dari jumlah di atas, 77 persen jalan dikategorikan sebgaai jalan mantap.

“Yang sisanya itu kondisi rusak berat, sedang, maupun ringan,” pungkasnya.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#jalan tulungagung #tulungagung #berita tulungagung #Pemkab Tulungagung #dinas pupr tulungagung #bupati tulungagung