Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kenaikan Honor Ketua RT/RW Sulit Direalisasi, Pemkab Tulungagung: Kondisi Fiskal Masih Rendah

Aditya Yuda Setya Putra • Rabu, 19 Maret 2025 | 05:58 WIB
Sekolah di Tulungagung selalu menerima dana BOS setiap tahun.(PIXABAY)
Sekolah di Tulungagung selalu menerima dana BOS setiap tahun.(PIXABAY)

Kepala BPKAD Tulungagung Galih Nusantoro menyebut peningkatan honor ketua RT/RW di tahun ini tampaknya sulit direalisasi.

Sebab, tunjangan maupun honor merupakan item penganggaran yang terkena efisiensi.

“Kan jelas honorarium adalah salah satu yang terpangkas. Kode rekeningnya honor,” akunya.

Dia mengungkapkan, tentu pemkab akan terus melakukan evaluasi keuangan sebelum mulai memutuskan waktu penerapan kebijakan untuk menambah honor RT/RW.

“Pasti ada evaluasi. Apakah nanti harus dianggarkan lagi di P-APBD atau kemudian harus direncanakan lagi tahun 2026 itu nanti melihat perkembangan,” sambungnya.

Disinggung soal kebutuhan penambahan honor RT/RW yang mencapai sekitar Rp 4,6 miliar (M), Galih menerangkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran membutuhkan kalkulasi dan penyesuaian yang rasional.

Itu sebabnya, dia menilai peningkatan honor RT/RW dalam kondisi efisiensi anggaran dan minimnya kemampuan fiskal yang dimiliki pemkab saat ini terbilang cukup memberatkan.

“Kalau dipikir dengan kondisi rasio fiskal kita yang masih dikategori rendah, kemudian kena efisiensi, saya pikir seluruh pelaksana kegiatan pasti akan mengalami culture shock. Artinya harus melakukan penyesuaian yang tidak pernah dialami di tahun sebelumnya,” tegas laki-laki berkacamata ini.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#tulungagung #berita tulungagung #Honor Ketua RT/RW #Pemkab Tulungagung #honor ketua rt rw naik