RADAR TULUNGAGUNG - Anggota Komisi IX DPR Heru Tjahjono begitu getol menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tulungagung.
Sosialisasi kali ini menggandeng para ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (Muslimat NU) Tulungagung dari tiga kecamatan, yaitu Ngunut, Sumbergempol, dan Rejotangan.
Baca Juga: Obat Tradisional Tak Selalu Aman, Berikut Ini Isi KIE yang Digelar Heru Tjahjono di Tulungagung
Sosialisasi ini memberi informasi program dari Presiden Prabowo Subianto tentang MBG.
Heru Tjahjono dalam sosialisasi MBG kali ini berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Dengan mengangkat tema Membangun Fondasi Generasi Sehat, Cerdas, dan Tangguh.
Baca Juga: Gencar Sosialisasikan MBG di Tulungagung, Heru Tjahjono: Mari Sukseskan Program Indonesia Emas
Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional Mohammad Ibnu Holdun, menerangkan, di Tulungagung dari jumlah total 19 kecamatan, ada tiga satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut masih memerlukan banyak SPPG atau dapur umum.
"Belum cukup, masih kurang banyak SPPG atau dapur untuk MBG" katanya.
Baca Juga: Gandeng BPOM Jawa Timur, Heru Tjahjono Imbau Masyarakat Tulungagung Mewaspadai Obat Tradisional
Dia menjelaskan karena untuk awal program MBG dari Presiden Prabowo Subianto tersebut ditargetkan 5 ribu SPPG atau dapur untuk seluruh Indonesia.
Dengan jumlah SPPG tersebut maka ditargetkan penerima manfaat MBG sebanyak 15 juta sampai 17 juta penerima.
Baca Juga: Gandeng BPOM Surabaya, Heru Tjahjono Ajak UMKM Tulungagung Peduli Pangan Aman dan Bermutu
Penerimanya meliputi anak-anak sekolah dari paud sampai SMA dan titambah ibu hamil dan anak balita. "Dari jumlah tersebut maka masih sangat jauh kurangnya," katanya.
Dia juga menjelaskan dari data per akhir maret ini, masih sebanyak 783 dapur, jadi kurangnya sangat banyak dari target. Maka dari itu pihaknya tak henti-henti melakukan sosialisasi seperti ini.
Baca Juga: Temui Warga Tulungagung, Anggota DPR RI Heru Tjahjono Sosialisasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan
Ibnu sapaan akrabnya menambahkan bahwa nantinya program MBG ini akan berkolaborasi dengan masyarakat di lingkup desa, baik melalui BUMDes atau koperasi yang ada di desa.
Selain itu SPPG/dapur ini juga betujuan untuk meningkatkan perekonomian rakyat di daerah.
"Dengan melibatkan masyarakat setempat seperti petani, nelayan dan lain-lain. Sesuai tematik potensi daerah masing-masing," pungkasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana