Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sering Menjadi Tempat Singgah Pengembara, Desa di Tulungagung Ini Punya Nama Unik

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 25 Maret 2025 | 04:19 WIB
Sering jadi jujukkan pengembara, desa di Tulungagung punya nama yang unik
Sering jadi jujukkan pengembara, desa di Tulungagung punya nama yang unik

Radar Tulungagung - Sejarah panjang Kabupaten Tulungagung menjadi keunikkan tersendiri bagi wilayah-wilayah di Kota Cethe ini.

Salah satunya sejarah dari penamaan desa-desa di Kabupaten Tulungagung. Dimana penamaan desa menjadi suatu penanda momentum, perjuangan, maupun makna yang ingin ditularkan oleh para leluhur.

Desa di Tulungagung kali ini dulunya sempat menjadi salah satu tempat persinggahan oleh pengembara.

Yaps, desa tersebut yakni Desa Ngunut di Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Perlu diketahui terdapat beberapa versi dalam penamaan Desa Ngunut yang berkembang di masyarakat.

Pertama penamaan Desa Ngunut ini berasa dari kebiasaan ‘Nunut’ atau dalam bahasa Indonesia berarti ‘Numpang’.

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, dahulu kala banyak pengembara yang kerap singgah atau Nunut di wilayah ini untuk sejenak beristirahat.

Dimana dengan fenomena Nunut tersebut, wilayah ini dikenal sebagai Desa Ngunut.

Tak hanya itu, penamaan Desa Ngunut disinyalir juga berasal dari jenis tanaman Pohon Tunut.

Dalam sumber lain, penamaan Desa Ngunut berawal dari adanya pohon besar bernama ‘Tunut’.

Konon pohon besar bernama Tunut ini menjadi jujukan pengembara untuk beristirahat sekitar tahun 1800-an.

Gambaran tersebut mengilhami penamaan wilayah itu sebagai Kampung Ngunut dan kini dikenal sebagai Desa Ngunut.

Pada sumber lain, penamaan Desa Ngunut ini berasal dari seorang pertapa bernama Eyang Citro Suto.

Banyaknya pengikut Eyang Citro Sutro yang mendengar ‘Krungu’ dan mengikuti ajarannya ‘Anut’, membuat wilayah di sekitar pertapa ini disebut Ngunut.

Dimana berasal dari gabungan suku kata ‘Krungu’ dan ‘Anut’.

Tak hanya itu, penamaan Desa Ngunut juga berasal dari adanya jenis kayu ‘Unut’ yang banyak ditemukan di masa nenek moyang mulai mendiami wilayah tersebut.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#ngunut #sejarah #ngunut Tulungagung #Desa Ngunut #Kecamatan Ngunut #nama