RADAR TULUNGAGUNG - Aturan parkir tepi jalan umum di Tulungagung sepertinya akan balik kucing.
Konsep parkir non langganan ternyata tidak mampu memberikan pendapatan asli daerah (PAD) yang maksimal.
Sehingga, eksekutif dan legislatif pun kompak untuk memproses kembali konsep parkir berlangganan.
Kabid Prasarana Perparkiran Dishub Tulungagung, Ronald Soesatyo menjelaskan pihaknya telah melaksanakan hearing dengan Bapenda Tulungagung dan DPRD Tulungagung.
Intinya ada evaluasi terhadap metode parkir non langganan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2024 lalu.
“Sebelum itu DPRD sudah melakukan kunjungan kerja ke Probolinggo yang masih menggunakan parkir berlangganan. Disana proyeksi PAD-nya besar yang didapatkan,” katanya.
Ronald mengungkapkan bahwa metode parkir non langganan tidak memberikan kontribusi yang siginifikan terhadap PAD.
Dari proyeksi yang dicanangkan, sulit untuk dikejar.
Maka dari itu, Ronald membeberkan bahwa DPRD Tulungagung telah setuju aturan parkir dikembalikan ke metode parkir berlangganan.
Pun, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo juga telah memberikan lampu hijau terhadap rencana itu.
“Jadi nanti dari parkir non langganan akan dikembalikan lagi ke parkir berlangganan,” kata Ronald.
Jika menggunakan metode parkir berlangganan, Ronald membeberkan proyeksi PAD yang bisa didapatkan mencapai 12 Miliar (M).
Setelah ini Dishub Tulungagung akan melakukan kajian berapa tarikan yang akan dibebankan untuk kendaraan roda dua ataupun roda empat.
“Seperti contoh di Trenggalek, untuk roda dua ditarik 20 ribu dan roda empat ditarik 40 ribu. Dari situ terkumpul 12 M,” kata Ronald.
“Jumlah kendaraan di Tulungagung lebih banyak ketimbang Trenggalek, jadi angkanya sebenarnya masih lebih tinggi Tulungagung jika parkir berlangganan dikembalikan,” bebernya.
Kalangan legislator juga tengah menyusun dasar hukum agar parkir berlangganan bisa kembali digulirkan.
Ronald memastikan dari aturan pusat juga masih bisa menggunakan aturan parkir berlangganan.
“Sampai saat ini (parkir berlangganan) masih bisa. Sekarang ini legislatif dan eksekutif sedang berproses untuk mengembalikan parkir berlangganan lagi,” tutup Ronald.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri