TULUNGAGUNG – Lebaran semakin dekat, dan suasana di Tulungagung pun semakin semarak.
Pusat perbelanjaan, toko baju, dan penjual kue mulai dipadati warga yang berburu kebutuhan Hari Raya.
Salah satu tren yang mencuri perhatian adalah meningkatnya minat masyarakat terhadap fashion Bangkok dibandingkan baju-baju lokal.
Fashion asal Bangkok kini menjadi pilihan utama masyarakat Tulungagung.
Modelnya yang lebih modern, stylish, dan mengikuti tren global membuat banyak orang lebih memilihnya dibandingkan produk lokal.
Selain itu, harga yang ditawarkan relatif terjangkau dengan kualitas yang dianggap lebih baik.
Hal ini membuat banyak toko di Tulungagung kini berlomba-lomba menyediakan koleksi fashion Bangkok untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi.
Salah satu karyawan toko yang ada di Tulungagung mengungkapkan bahwa sejak awal Ramadan penjualan fashion Bangkok mengalami peningkatan yang signifikan.
“Banyak pelanggan mencari baju dari Bangkok karena modelnya lebih menarik dan lebih kekinian dibandingkan baju lokal. Harganya juga tidak terlalu mahal, jadi banyak yang memilih ini untuk Lebaran,” ujar perempuan tersebut.
Selain pakaian, toko-toko kue juga mengalami lonjakan pembeli.
Kue kering khas Lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju, dan lidah kucing mulai diburu untuk persiapan menyambut tamu saat Hari Raya.
Beberapa toko bahkan sudah mulai kehabisan stok karena permintaan yang tinggi.
Tak hanya pusat perbelanjaan dan toko pakaian, pasar tradisional juga ikut merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas belanja jelang Lebaran.
Warga berburu berbagai kebutuhan, mulai dari bahan makanan hingga pernak-pernik Lebaran.
Menjelang Lebaran, aktivitas belanja masyarakat Tulungagung semakin meningkat.
Semangat menyambut hari kemenangan terlihat dari antusiasme warga dalam berbelanja, baik untuk kebutuhan sandang maupun pangan.
Diperkirakan, kepadatan di pusat perbelanjaan akan terus meningkat hingga malam takbiran nanti.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri