RADAR TULUNGAGUNG - Jelang Lebaran, oleh-oleh khas Tulungagung makin jadi primadona sebagai pilihan buah tangan istimewa untuk keluarga dan kerabat.
Masyarakat kini semakin menghargai kekayaan kuliner tradisional yang sudah melekat sejak lama, sehingga tidak mengherankan bila permintaan produk-produk ini mengalami lonjakan yang signifikan.
Menurut sejumlah produsen lokal, kenaikan permintaan oleh-oleh khas Tulungagung mencapai hingga 200 persen untuk produk unggulan seperti kerupuk rambak.
Kerupuk ini terkenal dengan kerenyahannya dan cita rasa gurih yang khas, menjadikannya pilihan favorit di kala momen Lebaran semakin dekat.
Tak hanya itu, enting-enting gulung—jajanan manis berbahan dasar kacang tanah, gula pasir, dan wijen—juga menunjukkan peningkatan penjualan sekitar 50 persen menjelang hari raya.
Kelezatan produk ini tidak hanya menggugah selera, tetapi juga membawa nuansa nostalgia akan tradisi kuliner daerah.
Selain dua produk tersebut, produk andalan lainnya seperti madumongso, gethuk pisang, dan jenang syabun turut mencuri perhatian.
Madumongso, misalnya, dibuat dari campuran ketan hitam dan putih yang difermentasi dengan ragi, sehingga menghasilkan aroma manis dan tekstur kenyal yang unik.
Gethuk pisang, olahan pisang ambon yang dikukus dan dihaluskan, menawarkan kelezatan manis yang ringan namun memuaskan, sedangkan Jenang Syabun menyerupai dodol dengan rasa manis legit yang cocok sebagai teman santap saat berbuka puasa.
Data menunjukkan bahwa kenaikan permintaan produk-produk ini berkisar antara 100 persen hingga 200 persen, menandakan betapa masyarakat sangat antusias dalam mempertahankan tradisi membawa oleh-oleh khas daerah.
Keunggulan oleh-oleh Tulungagung terletak pada proses pembuatan yang masih mempertahankan resep tradisional serta penggunaan bahan-bahan berkualitas.
Hal ini menjamin bahwa setiap gigitan tidak hanya membawa kelezatan, tetapi juga cerita budaya dan identitas daerah yang patut dibanggakan.
Dengan semakin dinamisnya tren pasar, oleh-oleh khas Tulungagung diprediksi akan terus mengalami peningkatan permintaan menjelang Lebaran, memberikan peluang besar bagi produsen lokal untuk terus berkembang dan berinovasi.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra