Radar Tulungagung - Budaya bagi-bagi THR di Kabupaten Tulungagung saat peringatan hari raya Idul Fitri atau lebaran masih sangat kental.
Dimana biasanya seluruh sanak keluarga semuanya berkumpul saat momen Idul Fitri di Tulungagung.
Momen langka tersebut acap kali dimanfaatkan sebagai ajang permohonan maaf agar kembali fitrah pada peringatan hari raya Idul Fitri.
Baca Juga: 10 Perusahaan di Trenggalek Sudah Membayar THR untuk Karyawannya, Bagaimana yang Lain?
Tak hanya itu, kebersamaan tersebut juga digunakan sebagai momentum saling bagi-bagi THR ke sanak saudara yang telah lama tidak berjumpa.
Di Tulungagung sendiri, budaya bagi-bagi THR saat lebaran Idul Fitri merupakan salah satu budaya yang masih berlangsung hingga saat ini. Terutama bagi anak-anak.
Bahkan momentum ini menjadi satu-satunya kenangan masa kecil yang kerap menjadi ajang nostalgia bagi pemberi THR.
Baca Juga: Dana THR Untuk ASN Tulungagung Telah Siap, Segini Besarannya
Anak-anak kecil mulai dari usia 1 hingga 15 tahun, umumnya akan mendapatkan THR yang lebih banyak pada peringatan lebaran Idul Fitri.
Namun tidak menutup kemungkinan, apabila kalian telah berusia 20 tahun ke atas masih juga mendapatkan THR dari para saudara.
Memang monentum bagi-bagi THR saat peringatan lebaran Idul Fitri ini menjadi momen yang sangat asik untuk dinantikan.
Selain berbagi rezeki, momen bagi-bagi THR saat lebaran Idul Fitri juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi canda tawa kepada keluarga yang telah lama tidak bertemu.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz