Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pemkab Tulungagung: Pertumbuhan Ekonomi Alami Pelambatan dalam Dua Tahun Terakhir

Aditya Yuda Setya Putra • Jumat, 28 Maret 2025 | 14:15 WIB
ilustrasi anggaran
ilustrasi anggaran

Radar Tulungagung – Pertumbuhan ekonomi di Tulungagung dalam dua tahun terakahir terpantau mengalami pelambatan. Meski begitu, adanya pertumbuhan di sektor transportasi dan pergudangan disebut berdampak positif pada peningkatan ekonomi.

Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Tulungagung, Arif Effendi menerangkan, pertumbuhan ekonomi berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) pada 2024 lalu memang mengalami pelambatan.

“Dengan pertumbuhan kurang lebih sebesar 4,86 dibanding tahun 2023. Di tahun 2023 itu memang pertumbuhan ekonomi kita 4,91. Jadi terlihat menurun,” katanya.

Menurut dia, ada berbagai faktor yang jadi penyebab. Salah satunya adalah faktor alam yang memang sulit diprediksi. Di mana hal ini berdampak langsung pada kualitas maupun kuantitas produk-produk komoditas.

“Karena memang di tahun 2024 kemarin dampak cuaca ekstrim yang ada El Nino musim kemarau panjang dan akhirnya diikuti dengan adanya La Nina. Curah hujan berlebih. Sehingga dalam hal pertanian ini sangat terganggu,” jelasnya.

Kondisi di atas jadi kendala utama dalam optimalisasi peningkatan ekonomi dari sektor pertanian. Alasannya, terjadi pergeseran masa tanam maupun masa panen.

“Kemudian juga terkait dengan persentase hasilnya juga tidak maksimal. Sehingga kalau dilihat dari angka terlihat, mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023,” ujar Arif.

Meski begitu, sejumlah sektor tertentu justru mengalami peningkatan yang cukup positif. Kondisi ini diharapkan terus bertahan dan bahkan meningkat hingga akhir tahun ini.

“Jadi terus ada penambahan atau pertumbuhan. Untuk pertumbuhan yang paling signifikan, yang besar itu ada di lapangan usaha transportasi dan pergudangan. Paling besar itu. Yang kedua diikuti oleh administrasi pemerintahan pertahanan dan jaminan sosial,” tegasnya.

Di urutan ketiga ada industri pengolahan. Dan posisi keempat diisi oleh sektor jasa lainnya, jasa kesehatan, dan kegiatan sosial.

“Yang lainnya-lainnya masih hampir sama semua. Kecuali memang pertumbuhan yang di sektor di lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan ini mengalami minus. Di angka -1,95,” tandasnya.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#PDRB Jatim #tulungagung #berita tulungagung #Pemkab Tulungagung #setda tulungagung #ekonomi tulungagung