Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebih dari 50 Kilometer Jalan Kolektor Rusak, Begini Kata Dinas PUPR Tulungagung

Aditya Yuda Setya Putra • Minggu, 6 April 2025 | 14:00 WIB
foto: tangkapan layar Google Maps
foto: tangkapan layar Google Maps

Radar Tulungagung – Tingginya intensitas dan volume kendaraan yang melintas di sejumlah ruas jalan selama periode Idul Fitri tahun ini membuat Pemkab Tulungagung haru jeli, khususnya dalam hal monitoring.

Staf Bidang Bina Marga Dinas PUPR Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik mengungkapkan, ada berbagai ruas jalan yang harus di-cover oleh pemkab. Maka, seluruh perbaikan, rehabilitasi, dan pembangunan jalan kabupaten harus dilakukan.

Untuk diketahui, sekitar 50 kilometer (km) jalan kabupaten dilaporkan mengalami kerusakan. Titik kerusakan menyebar di berbagai wilayah di Bumi Ngrowo.

“Kalau (jalan, Red) pinggiran banyak. Lebih dari 50 kilometer. Tapi kebetulan yang rusaknya ya jalan kolektor,” jelasnya.

Penyebabnya, tingginya volume kendaraan ditambah dengan banyaknya unit kendaraan over dimension over load (ODOL) yang melintas jadi alasan utama.

“Kalau jalan yang lokal itu ndak terlalu rusak karena yang lewat itu (tidak terlalu pada, Red). Karena jalan kolektor banyak sekali kendaraan besar (yang melintas, Red),” ujar Sodik.

Jalan kolektor merupakan ruas jalan utama yang tersambung dari satu daerah ke daerah lain. Sodik menambahkan, perbaikan jalan bakal lebih difokuskan ke ruas jalan-jalan koletor yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Difokuskan ke jalan kolektor. Mungkin contohnya ya perempatan Tamanan sampai di LS itu jalan kolektor. Pertigaan Cuwiri sampai Kediri itu jalan kolektor juga. Jalan Sambirobyong sampai Ngujang II itu jalan kolektor,” akunya.

Untuk diketahui, perbaikan skala makro dan mikro memang jadi fokus utama dinas PUPR selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2025.

Seperti halnya perbaikan jalan skala mikro yang dilakukan oleh emapt UPT di bawah Dinas PUPR Tulungagung. Perbaikan digelar sejak akhir Februari lalu. Berbagai titik disasar dalam kegiatan ini. Mulai dari wilayah Sendang, Kauman, Kecamatan Kota, Ngunut, Gamping, hingga Campurdarat.

Jumlah anggaran yang dikucurkan juga terbilang besar. Yaitu mencapai sekitar 800 juta, dengan masing-masing UPT dijatah Rp 200 juta.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#berita tulungagung #Pemkab Tulungagung #dinas pupr tulungagung #tulunagung