Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pembangunan JLS Lot 1A-1B di Tulungagung Terkendala Cuaca Ekstrim

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 7 April 2025 | 14:00 WIB
Pemandangan JLS Sine di Kecamatan Kalidawir yang beraspal mulus. Salah satu target PAD dipengaruhi infrastruktur jalan.(YOGA DANY DAMARA)
Pemandangan JLS Sine di Kecamatan Kalidawir yang beraspal mulus. Salah satu target PAD dipengaruhi infrastruktur jalan.(YOGA DANY DAMARA)

Radar Tulungagung – Pengerjaan jalur lintas selatan (JLS) yang masuk wilayah Tulungagung selatan terus digelar. Dalam prosesnya, pihak otoritas mengaku terkendala faktor cuaca ekstrim yang belakangan terjadi.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.6 Pansela 1 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali Kementerian Pekerjaan Umum, I Made Budiana mengungkapkan, paket lot 1A dan 1B yang menghubungkan Kecamatan Besole ke Pantai Sine masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk paket lot 1A progres fisik lapangan rencananya 70 persen, realisasinya 76 persen,” ujarnya.

Paket ini membentang sekitar 9,5 kilometer (km). Sesuai kontrak yang tertuang, paket ini ditarget rampung pada 17 Oktober 2025. Sedianya, ruas jalan yang dimaksud mulai dibuka untuk umum pada periode libur panjang lebaran tahun ini.

Sayangnya rencana itu urung dilaksanakan, mengingat kondisi curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir membuat tahapan pengerjaan fisik jalan terganggu.

“Sebelumnya target kami secara internal ingin pada saat lebaran tahun 2025 ini jalannya ini bisa fungsional. Namun demikian kami mengalami hambatan khususnya terkait dengan alam. Karena faktor curah hujan ekstrim di akhir tahun 2024 dan awal 2025 ini,” bebernya.

Dari target 9,5 km di lot 1A, lanjut Budi, masih tersisa pengerjaan di segmen 2 dengan volume galian 33 ribu m3 sepanjang 1,5 meter (m) yang perlu dikebut.

“Targetnya kurang lebih 1,5 kilometer. Namun yang belum tergali masih kurang lebih 300 meter. Nah rata-rata kurang lebih total volumenya 33 m3 yang belum selesai,” katanya.

Sedangkan, pengerjaan di segmen 1 sudah mmencapai tahap finishing. Bahkan, proses pengaspalamn juga sudah digelar beberapa waktu lalu.

“Namun di segmen 3 yang terakhir sudah (di lot)1A. Namun demikian belum bisa diaspal. Jadi kendala kami di segmen 2 tadi yang sepanjang 1,5 kilometer itu. Mohon maaf dari target internal kami tidak tercapai karena terkendala hujan,” ucap Budi.

Adapun pengerjaan di lot 1B yang menghubungkan lot 1A ke Pantai Sine dengan panjang sekitar 3,8 km bisa dikatakan hampir rampung. Yaitu, menyisakan sekitar 600 m.

“Sehingga kurang lebih 600 meter belum teraspal dan masih proses gali. Nah itu pun terkendala cuaca,” jelasnya.

Artinya, secara umum JLS lot 1A dan 1B belum dapat dilintasi kendaraan umum selama periode libur panjang Idul Fitri 2025. Pengguna jalan jalan diimbau untuk memilih rute lain demi faktor keamanan.

Secara pasti ini belum bisa dilintasi titik karena sangat beresiko,” tegasnya.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#jls tulungagung #tulungagung #berita tulungagung #jalur lintas selatan #ppk pansela #pantai tulungagung #kementerian pu #pantai sine