Radar Tulungagung – Pengguna moda trasportasi kereta api (KA) selama periode arus balik mengalami peningkatan signifikan. Hal ini diprediksi akan terus meningkat mengingat, masa libur masih berlangsung Senin (7/4/2025).
Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul mengungkapkan, volume penumpang saat arus balik lebaran masih tinggi.
Berdasarkan data yang dihimpun, sekitar 157 ribu penumpang menggunakan moda trasnportasi KAS selama masa mudik dan arus balik lebaran tahun ini.
"Pada Minggu 6 April 2025, sebanyak 13.633 penumpang tercatat menggunakan moda transportasi kereta api. Adapun pada Senin (7/4), kami memprediksi masih akan terjadi kepadatan penumpang, sekitar 12 ribu-an penumpang," ucapnya.
Dia mengungkapkan bahwa puncak arus mudik menggunakan kereta api di Daop 7 Madiun terjadi pada Sabtu 29 Maret atau H-2 hari raya Idul Fitri 1446 H, di mana jumlah pemudik yang tercatat mencapai 14.232 penumpang.
Adapun puncak arus balik terjadi pada 3 April 2025 atau H+3 lebaran dengan jumlah penumpang mencapai 15.794 orang.
"Dalam 14 hari masa Angkutan lebaran 2025, yakni dari 21 Maret hingga 6 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga berita ini diturunkan, Daop 7 telah memberangkatkan sebanyak 157.369 penumpang," ujar Zainul.
Penjualan tiket KA dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun telah mencapai 90 persen. Namun, tiket masih tersedia untuk tanggal keberangkatan tertentu, termasuk untuk tujuan kota-kota besar lainnya.
Selama periode 14 hari masa angkutan lebaran, kata Zainul, lima stasiun dengan jumlah keberangkatan penumpang tertinggi adalah Stasiun Madiun dengan 54.788 penumpang, disusul Stasiun Kediri sebanyak 17.616 penumpang, Stasiun Jombang sebanyak 13.906 penumpang, Stasiun Blitar sebanyak 12.698 penumpang, dan Stasiun Tulungagung dengan 11.474 penumpang.
Sementara itu, lima stasiun kedatangan dengan volume penumpang tertinggi yaitu Stasiun Madiun sebanyak 70.796 penumpang, Stasiun Kediri sebanyak 18.513 penumpang, Stasiun Blitar sebanyak 18.151 penumpang, Stasiun Jombang sebanyak 17.379 penumpang. “Dan Stasiun Tulungagung sebanyak 15.367 penumpang,” paparnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra