RADAR TULUNGAGUNG - Setiap desa di Tulungagung memiliki kisah menarik untuk diulik dan disimak.
Karena ada kalanya hal ini kurang diperhatikan kawula muda Tulungagung mengenai seluk-beluk desanya.
Baca Juga: Inilah Sosok Pendiri Ketoprak Siswo Budoyo Tulungagung, Dia Sampai Minta Ganti Nama ke Orang Tuanya
Salah satunya desa yang berjarak sekitar 18 kilometer tenggara pusat kota Tulungagung ini.
Meskipun letaknya di pinggiran, desa ini justru sering disebut dalam Babad Tulungagung Siswo Budoyo dan justru statusnya adalah kadipaten.
Baca Juga: Dibuat di Desa Samir Ngunut Tulungagung, Opak Gambir Samir Kian Mendunia
Apalagi desa di Tulungagung ini konon menjadi kediaman dari tokoh yang sakti bernama Pangeran Bedalem.
Tentu pembaca, khususnya penikmat seni ketoprak sudah bisa menebak desa mana yang dimaksud.
Baca Juga: Keset Sabut Kelapa: Kreativitas Bernilai Ekonomi dari Desa Doroampel Tulungagung
Ya, desa ini adalah Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, Tulunggagung.
Dalam cerita Babad Tulungagung yang dibawakan grup ketoprak gaya baru Siswo Budoyo, desa ini konon menjadi kediaman sang pangeran.
Baca Juga: Dentang Besi dari Desa Kiping, Jejak Pande Besi yang Tak Luntur oleh Zaman
Berdasarkan data dari BPS Tulungagung, Desa Betak memiliki luas 6,6 kilometer persegi dan terbagi menjadi enam dusun.
Desa Betak sendiri dihuni 6.373 jiwa yang tersebar di 12 RW dan 44 RT.
Begitulah sekelumit kisah Desa Betak yang namanya sering disebutkan dalam lakon ketoprak Siswo Budoyo.
Tapi apakah benar di sini dulu pernah berdiri sebuah kadipaten?
Editor : Dharaka R. Perdana