RADAR TULUNGAGUNG - Polres Tulungagung berencana mengadakan festival balon udara di Tulungagung pada bulan Juni mendatang.
Hal itu dilakukan untuk mewadahi kreativitas masyarakat Tulungagung dalam membuat balon udara.
Sehinnga aktivitas balon udara di Tulungagung menjadi lebih positif dan bernilai estetika
Baca Juga: Di Balik Perayaan Kupatan di Trenggalek, Ada Ledakan Petasan dari Balon Udara
Kapolres Tulungagung AKBP Muhamad Taat Resdi mengungkapkan rencana itu terispirasi dari festival balon udara di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
“Kita ingin meniru Wonosobo, kebetulan saya pernah menjadi Kasatlantas disana,” katanya.
Taat menjelaskan sebelum festival dilaksanakan, akan lebih dulu dilakukan pelatihan kepada para penggiat balon udara Tulungagung.
Agar balon udara yang dibuat oleh masyarakat menjadi bernilai estetika, positif dan legal.
“Akhir April atau Mei nanti kita beri pelatihan dulu,” katanya.
Semampang itu, Taat mengungkapkan pihaknya juga telah memesan 1 balon udara dari Wonosobo.
Itu diharapkan bisa menjadi contoh masyarakat agar menggunakan balon udara dengan baik dan estetik.
Menurutnya, balon udara yang ilegal memiliki dampak yang berbahaya.
Baca Juga: Razia Malam Lebaran Ketupat, Polsek Bandung Tulungagung Amankan Balon Udara dan Petasan di Dua Lokasi
Mulai dari dapat menimbulkan kerusakan dan kebakaran, dapat mengganggu penerbangan, hingga mengganggu instalasi listrik.
“Menerbangkan balon udara secara ilegal kelihatannya sederhana, tetapi dampaknya tidak sederhana,” tutupnya.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri