Radar Tulungagung - Sebanyak 10 terduga pelaku penerbangan balon udara dengan petasan yang meledak di rumah warga pada Minggu (13/04) berhasil diamankan petugas kepolisian Polres Tulungagung.
Diketahui 10 terduga pelaku penerbangan balon udara dengan petasan ini masih dibawah umur.
Kapolsek Bandung, AKP M. Anwari mengatakan bahwasannya pihaknya telah mengamankan setidaknya 10 terduga pelaku penerbangan balon udara dengan petasan.
Dimana petasan yang dibawa oleh balon udara tersebut meledak di rumah warga di Desa Suruhan Lor Kecamatan Bandung Tulungagung pada Minggu (13/04) pagi.
Diketahui sebanyak 10 terduga pelaku tersebut masih berusia dibawah umur.
“Ini tadi mengerucut jadi 10 anak, sekarang ada di Polsek Bandung. Mereka (Terduga Pelaku - RED) anak-anak SMA dan SMP, ya kategori anak-anak,” jelasnya Minggu (13/04).
Lanjut dia, proses ini akan dilimpahkan ke Polres Tulungagung lantaran terduga pelaku masih berusia dibawah umur.
Tentu alasannya yakni kini Kecamatan Bandung telah dinyatakan sebagai wilayah darurat balon udara dan petasan di Tulungagung.
Kendati sebelumnya telah memakan korban, anak-anak terduga pelaku ini masih juga tidak jera untuk menerbangkan balon udara dengan petasan.
Kemudian perihal ganti rugi permintaan korban atas peristiwa tersebut, pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pihak orang tua.
Sebab, sampai saat ini seluruh orang tua dari terduga pelaku masih dimintai keterangan dan ada beberapa orang tua yang belum hadir di Polsek Bandung.
“Kalau sudah dipertemukan, diperbaiki atau bagaimana yang jelas orang tua harus menyelesaikan risiko adanya petasan yang ada di balon udara,” ucapnya.
Adapun total kerugian dari peristiwa meledaknya petasan yang dibawa balon udara tersebut senilai Rp 30 juta hingga Rp 35 juta.
Dimana kerusakan akibat petasan itu yakni genteng rumah warga dan beberapa perabot di dalam kamar.
“Perkiraan kerugiannya sekitar Rp 30 juta hingga Rp 35 juta, ada beberapa tempat yang perlu perbaikan total. Ya seperti genteng, kayu, plafon, barang yang ada di bawah kasur dan dipan ruang tamu rusak parah,” pungkasnya.(ziz)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz