Radar Tulungagung - Bulan Juni 2025 mendatang, lagit Tulungagung akan diwarnai dengan indahnya balon udara yang diterbangkan secara aman pada kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025.
Dimana kegiatan Balloon Festival ini bertujuan untuk wadah bagi masyarakat Tulungagung dalam kreativitasnya membuat balon udara.
Sehingga kegiatan balon udara di Tulungagung akan lebih bernilai estetika dan positif.
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhamad Taat Resdi mengatakan, rencana kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025 ini terinspirasi dari festival balon udara di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.
Dimana kegiatan penerbangan balon udara di Kabupaten Wonosobo dilakukan secara aman dengan menonjolkan nilai estetika.
“Kita ingin meniru Wonosobo, kebetulan saya pernah menjadi Kasatlantas di sana,” jelasnya kemarin 16 April 2025.
Sebelum melaksanakan kegiatan tersebut, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pelatihan terhadap pegiat balon udara di Tulungagung.
Tujuannya supaya balon udara yang dibuat oleh masyarakat Tulungagung memiliki nilai estetika, positif, dan legal.
“Jadi nanti akhir April atau Mei akan kita beri pelatihan terlebih dahulu,” ucapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga telah memesan satu balon udara dari Wonosobo untuk memeriahkan kegiatan Bhayangkara Tulungagung Balloon Festival 2025.
Harapannya, agar balon yang dipesan itu dapat menjadi contoh bagi masyarakat agar membuat balon udara dengan baik dan memiliki nilai estetika.
Tentunya, penerbangan balon udara ilegal memiliki dampak yang sangat berbahaya. Mulai dari menimbulkan kerusakan, kebakaran, mengganggu penerbangan, hingga mengganggu instalasi listrik.
"Menerbangkan balon udara ilegal kelihatannya memang sederhana, tetapi dampaknya sangat berbahaya," pungkasnya.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz