RADAR TULUNGAGUNG - Waduk Wonorejo di Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung tidak hanya dikenal sebagai salah satu waduk untuk pembangkit listrik.
Tapi, Waduk Wonorejo yang diresmikan Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri pada 21 Juni 2001 ini dikenal salah satu destinasi wisata andalan di Tulungagung.
Agar tetap dikenal sebagai objek wisata oleh masyarakat luas tidak hanya sekitar Tulungagung, maka Minggu 27 April 2025 nanti digelar Wonorejo Run Challenge (WRC)
Baca Juga: Terbesar di Asia Tenggara, Berikut Fakta Menarik Waduk Wonorejo Tulungagung
Event kali pertama ini digelar Perum Jasa Tirta (PJT) I bekerjasama dengan Tulungagung Runners, Radar Tulungagung (media patners), Desa Wonorejo, Desa Mulyosari dan beberapa sponsor.
Menurut Fajar Sulistiawan Chairman Wonorejo Run Challenge, tujuan digelar event lari road dengan elevasi yang lumayan menantang bagi pelari pemula ini untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas.
Bahwa di Tulungagung punya destinasi wisata alam yang cukup indah. “Kami ingin mengenjot potensi kunjungan wisata alam khususnya waduk Wonorejo,” ungkap Plt ketua HIPMI Tulungagung ini.
Perlu diketahui, event Wonorejo Run Challenge ini mengambil rute 5 dan 10 k. Saat ini pendaftaran sudah ditutup dan diikuti sekitar 1.000 peserta dari jumlah peserta itu sekitar 80 persen dari luar kota.
Baca Juga: Berikut 5 Merek Sepatu Trail Run Idaman Para Pelari, Nomor 5 dari Negeri Sakura
“Peserta paling jauh dari Aceh, dan pada Sabtu 26 April sehari sebelum event ada pound fit sore hari atau sunset pound fit sekitar jam 15.30 Wib,” jelas Fajar Sulistiawan.
Fajar Sulistiawan mengatakan, agar event kali pertama ini berjalan maksimal dan lancar maka pihaknya juga mengandeng Polres Tulungagung.
Karena itu, pada Senin (21/4/25) sore sekitar pukul 15.30 sampai 17.15 Wib Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi didampingi Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudhi Setiawan, Kasat Lantas AKP Mohammad Taufik Nabila, dan Kades Mulyosari Agil Wuisan cek rute Wonorejo Run Challenge.
“Pak Kapolres langsung cek rute 5 K dan 10 K mulai start sampai finish, dan jika tidak ada aral melintang beliau akan ikut lari 10 K,” jelas Fajar.
Fajar melanjutkan ada beberapa saran dari kapolres di antaranya panitia harus memperhatikan marka jalan.
Selain saran kapolres siap membantu medis khususnya ambulans dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tulungagung. “Selain itu Pak Kapolres akan menerjunkan pasukannya untuk pengamanan,” katanya.
Baca Juga: Pilah Pilih Sepatu Trail Run yang Cocok? Tips di Bawah Ini Bisa Jadi Panduan
Sementara itu, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, rute untuk Wonorejo Run Challenge secara umum potensi konflik antara pelari dengan pengguna jalan cukup kecil.
Karena sebagian besar rute merupakan jalan yang tidak terlalu ramai.
Mengenai view, lanjut polisi dua melati di pundak ini mengaku view sangat menarik karena menggabungkan antara pemandangan bendungan, pedesaan, dan hutan.
“Yang sangat menantang adalah rutenya yang sangat menanjak dan juga menurun cukup curam,” jelasnya.
Untuk soal personel yang akan diterjunkan, Taat, -sapaan akrabnya menambahkan, sampai saat ini pihaknyamasih menyiapkan rencana pengamanan.
“Mungkin nanti hari Kamis baru bisa dihitung jumlah personel pengamanan yang akan dilibatkan,” katanya
Baca Juga: Mau Mencoba Trail Running di Tulungagung? Empat Lokasi Ini Wajib Dicoba
Ketika disinggung apakah akan ikut lari, kapolres membenarkan. “Iya mas kemungkinan ikut 10 K, rute yang tidak biasa bagi saya,” katanya.
Di sisi lain, Kades Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo Agil Wuisan menambahkan, pihaknya sangat mendukung event ini.
Salah satunya dengan koordinasi lintas sektor, jajaran muspika dan tiga desa yang dilewati para pelari.
”Khusus untuk warga Mulyosari sangat antusias,kerja bakti untuk kebersihan lingkungan dan siap mendukung kegiatan tersebut,” tuturnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana