Radar Tulungagung – Rencana untuk mengembalikan skema pembayaran parkir berlangganan ditanggapi beragam oleh masyarakat Bumi Ngrowo. Di sisi lain, DPRD Tulungagung meminta agar pelaksanaan kebijakan anyar ini diawasi secara ketat untuk meminimalkan kebocoran anggaran.
Siti Nazrotun Naimah, salah seorang pelanggan parkir di Kawasan Wisata Kuliner Halal mengaku lebih nyaman membayar retribusi parkir secara konvensional.
“(Lebih enak, Red) dengan karcis. Kalau karcis kan lebih fleksibel. Ya mungkin membutuhkan karcis. Tapi, lebih fleksibel kalau untuk saya,” ucap perempuan 21 tahun ini.
Meski begitu, perempuan yang tinggal di Desa/Kecamatan Karangrejo, ini sepakat rencana pemkab untuk memanfaatkan rencana parkir berlangganan untuk menggenjot nilai pendapatan asli daerah (PAD).
Salah seorang pelanggan lain di lokasi yang sama, Talitha Veda Zakia menilai, pembayaran parkir dengan metode berlangganan justru akan lebih memudahkan masyarakat.
“Soalnya kan biasanya di era sekarang ada yang nggak punya (uang, Red) cash. Jadi, lebih muda aja,” ujar perempuan 21 tahun ini.
Dia juga mengaku mendukung rencana pemkab untuk menambah potensi pendapatan daerah melalui kebijakan yang akan diterapkan untuk menggantikan pembayaran parkir konvensional ini.
Terpisah, Ketua Pansus III DPRD Tulungagung, Fuad Ashari menerangkan bahwa perbedaan pendapat di masyarakat jelang perubahan kebijakan memang biasa terjadi.
“Ini juga debatable. Masukan dari masyarakat, parkir kalau tidak berlangganan nanti juga akan menimbulkan preman-preman baru. Maka, enaknya parkir itu juga berlangganan,” sebutnya.
Fuad menambahkan, kebijakan ini bisa berjalan baik jika seluruh elemen melakukan pengawasan optimal di lapangan. Tujuannya tentu untuk meminimalkan munculnya tindak premanisme atau potensi kebocoran anggaran.
“Selama ini apa yang menjadi keluhan masyarakat dan beberapa LSM itu masih ditarik (retribusi saat penerapan parkir berlangganan, Red),” kata politikus PKB ini.
Itu sebabnya dia meminta seluruh peran serta seluruh elemen masyarakat agar penerapan parkir berlangganan di tahun depan berdampak baik.
“Itu kan dalam tataran teknis. Nah, nanti perbaikan-perbaikan akan kita lakukan. Selanjutnya mari kita awasi bersama-sama. Sehingga pelaksanaan tentang masalah parkir ini bisa lebih baik tidak seperti (tahun, Red) kemarin,” tandasnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra