Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jembatan Junjung Tulungagung Akhirnya Ditutup Permanen, Agar Tidak Dilintasi Warga

Mukhamad Zainul Fikri • Jumat, 25 April 2025 | 07:01 WIB

Kondisi terkini Jembatan Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol
Kondisi terkini Jembatan Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol

RADAR TULUNGAGUNG
- Jembatan ambrol di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol akhirnya ditutup permanen menggunakan besi.

Karena selama ini, jembatan yang ambrol pada akhir tahun 2024 itu masih dilintasi masyarakat sehingga membahayakan.

Camat Sumbergempol Heru Junianto menjelaskan penutupan itu hasil koordinasi antara seluruh pihak terkait.

Jembatan penghubung antara Desa Wajak Kidul Kecamatan Boyolangu dan Desa Junjung Kecajatan Sumbergempol itu ditutup permanen menggunakan besi dan ditambahkan sesek penutup.

“Langkah ini diambil karena jembatan masih saja dilalui oleh warga karena dinggap masih kuat meskipun keadaannya ambles,” katanya.

Disamping itu, penutupan dilakukan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan atau hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sebenarnya jembatan itu sudah ditutup setelah ambrol, tetapi karena hanya ditutup dengan bambu akhirnya dilepas oleh warga m,” tutupnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo mengatakan masih banyak masyarakat yang melewati jembatan ambrol tersebut menjadi masalah tersendiri.

Padahal jika melihat kondisi bangunannya, jembatan Junjung sangat membahayakan jika tetap dilewati.

“Kami sarankan untuk masyarakat Junjung jangan dilewati, kalau ada apa apa siapa yang bertanggungbawab,” katanya.

Untuk solusinya, Hari merekomendasikan pihak desa untuk menginisiasi pembuatan jembatan darurat dengan bahan bambu.

Jembatan darurat itu nanti bisa dilewati oleh kendaraan roda 2.

Sedangkan kendaraan roda empat wajib memutar untuk mencari jalan lain.

“Sebenarnya untuk bambu bisa minta bantuan ke BPBD. Kemarin kayak di Jeli itu juga mendapatkan bantuan untuk pembuatan jembatan daruratnya,” tutup Hari.***

Editor : Mukhamad Zainul Fikri
#tulungagung #desa junjung #jembatan ambrol #junjung #jembatan junjung