Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Omzet Rp 1,1 Miliar, Pedagang Minta Pemkab Tulungagung Kembali Gelar Pasar Takjil Savana Tahun Depan

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 28 April 2025 | 21:01 WIB
Ilustrasi pasar takjil di Tulungagung. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Ilustrasi pasar takjil di Tulungagung. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

 

Radar Tulungagung – Paguyuban pedagang pasar takjil Savana Tulungagung mendorong pemkab untuk kembali menggelar agenda serupa di tahun depan. Itu tak lepas dari tingginya nilai omzet dalam waktu 28 hari pelaksanaan di lapangan.

 

Ketua Paguyuban Pedagang Savana Tulungagung, Abdul Aziz mengatakan, pelaksanaan pasar takjil Savana Tulungagung pada Ramadhan kemarin hanya diisi sebanyak 100 pedagang. Dimana mereka sebelumnya harus menjalani seleksi ketat, termasuk salah satunya harus memiliki tenda pribadi.

 

Hal itu dilakukan agar seluruh lapak pedagang di pasar takjil Savana Tulungagung memenuhi unsur ketertiban. sehingga turut menarik pengunjung.

 

"Savana Tulungagung kemarin hanya digelar selama 28 hari dan respon masyarakat atas keberadaan pasar takjil itu sangat diminati oleh masyarakat," katanya.

 

Hasilnya, ungkap Aziz, hanya dalam jangka waktu 28 hari, omzet atau pendapatan yang dihasilkan oleh para pedagang di Savana Tulungagung mencapai sekitar Rp 1,1 milyar.

 

Dalam sehari, setiap stand bisa menghasilkan Rp 300-400 ribu selama beroperasi. Sedangkan, para pedagang pasar takjil Savana hanya diberi waktu sekitar tiga jam untuk membuka lapaknya.

 

Yaitu, mulai pukul 15.00 hingga pukul 18.00. Menurut Aziz, adanya pasar takjil tersebut tentunya cukup membantu para pelaku UMKM di Tulungagung.

 

"Kegiatan itu juga menyumbang retribusi ke daerah. Sebagai contoh, setiap pedagang diminta membayar Rp 8 ribu untuk pengangkutan sampah. Sehingga selama 28 hari retribusinya mencapai Rp 22,4 juta. Belum lagi retribusi parkir pengunjung," ungkapnya.

 

Meski begitu, pelaksanaan pasar takjil Savana Tulungagung kemarin tentunya belum sepenuhnya sempurna. Sehingga perlu dilakukan evaluasi lanjut oleh pihak-pihak terkait.

 

Hal ini tek lepas dari adanya yang tidak beroperasi sesuai jadwal. Selain itu, penataan tempat parkir pengunjung harus ditata lebih baik lagi agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

 

Menurut Aziz, pihaknya berencana untuk mengajukan perimntaan ke Pemkab Tulungagung untuk menggelar pasar takjil Savana Tulungagung Ramadhan 2026.

 

Hal ini diikuti dengan rencana untuk menambah jumlah pedagang pada pasar takjil tersebut sesuai dengan lahan yang tersedia nantinya.

 

"Tahun depan kami ajukan lagi ke Pemkab Tulungagung. Jika disetujui, lokasinya akan sama yakni di jalan W.R Supratman. Kami juga berencana untuk menambah jumlah pedagangnya," ucapnya.

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#tulungagung #berita tulungagung #Pemkab Tulungagung #umkm tulungagung #pasar takjil