PAGERWOJO, Radar Tulungagung – Suasana hangat menyambut kedatangan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, di Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kamis, 01 Mei 2025.
Kunjungan ini menjadi yang pertama kalinya sejak ia menjabat, dalam rangka meluncurkan program Sambang Desa Mbangun Desa, sebuah inisiatif pembangunan dari akar rumput.
Kehadiran orang nomor satu di Tulungagung ini disambut meriah oleh perangkat desa, Forkopimcam Pagerwojo, dan warga yang antusias, diiringi lantunan gending Jawa.
Nuansa sederhana namun penuh kekeluargaan mewarnai acara tersebut.
Melalui program Sambang Desa Mbangun Desa, Bupati Gatut Sunu ingin membuka ruang komunikasi langsung antara pemerintah kabupaten dan para kepala desa.
Dalam sambutannya, ia berpesan agar kepala desa aktif menjalin komunikasi, baik formal maupun informal, termasuk melalui forum santai selepas maghrib di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa.
"Kami ingin mendengar langsung permasalahan di desa agar bisa segera dicarikan solusi. Kolaborasi dengan pemkab, pemprov, bahkan pusat sangat penting, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati juga secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bantuan yang bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2025 ini diberikan sekaligus untuk periode April, Mei, dan Juni, masing-masing senilai Rp 900 ribu.
Sementara itu Kepala Desa Mulyosari, Agil Wuisan, menjelaskan bahwa proses penyaluran dilakukan secara transparan melalui musyawarah desa.
Prioritas diberikan kepada warga dengan kondisi sakit menahun dan tergolong miskin ekstrem.
"Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran. Penentuan KPM melalui forum musyawarah, agar adil dan akuntabel,” terang Agil.
Tak hanya menyerahkan bantuan, Bupati Gatut juga menyempatkan diri meninjau langsung jalan desa di wilayah Desa Samar yang mengalami kerusakan cukup parah.
Jalan tersebut merupakan penghubung vital antara Tulungagung, Trenggalek, dan Ponorogo.
"Kehadiran langsung Pak Bupati di lapangan menunjukkan keseriusan beliau. Kami berharap perhatian besar diberikan untuk infrastruktur dan pengembangan potensi desa, termasuk pariwisata di lereng Wilis,” tambah Agil.
Acara ini juga menjadi ajang dialog terbuka antara kepala desa se-Kecamatan Pagerwojo dengan Bupati, yang diikuti unsur OPD terkait, BPD, LPM, PKK, Karang Taruna, hingga tokoh masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan kesederhanaan, Desa Mulyosari menyambut optimisme baru akan masa depan pembangunan desa yang lebih baik. (rin/rka)
Editor : Matlaul Ngainul Aziz