Radar Tulungagung – Puluhan warga Tulungagung ditargetkan jadi penerima bantuan bedah rumah. Sesuai rencana, program ini akan mulai dilaksanakan di pertengahan bulan ini.
Kepala Disperkim Tulungagung, Anang Pratistianto menerangkan, surat keputusan (SK) bupati terkait pelaksanaan program baru diterima beberapa waktu lalu. Itu sebabnya, dinas segera bersiap merealisasikan bedah rumah di bulan ini.
“Ini SK bupati baru turun. Mungkin pertengahan bulan ini kita luncurkan,” ujarnya.
Usai melakukan pendataan, puluhan rumah tidak layak huni (RTLH) masuk dalam database dinas. Jumlah itu tersebar di berbagai wilayah di Tulungagung.
“Totalnya mungkin sama (seperti tahun lalu, Red), 40 rumah,” terangnya.
Meski tak merinci secara pasti, dia mengungkapkan bahwa seluruh anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan bedah rumah bersumber dari APBD.
“(Dari, Red) APBD semua,” akunya.
Untuk diketahui, selain bedah rumah yang menyasar puluhan warga, disperkim juga sedang menyiapkan anggaran senilai Rp 90 juta untuk kebutuhan perbaikan rumah di program lain.
Kegiatan ini menyasar warga yang mengalami kerusakan rumah akibat bencana alam, seperti halnya puting beliung beberapa waktu lalu.
Anggaran yang dimaksud akan disalurkan untuk pembangunan dan perbaikan rumah di tiga lokasi berbeda.
Rinciannya, satu unit rumah di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbergempol, dengan anggaran Rp 20 juta. Satu unit rumah di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru, dengan anggaran Rp 35 juta. Dan satu unit rumah lain di Desa Blendis, Kecamatan Gondang, dengan anggaran Rp 35 juta.
“Yang membangun mereka sendiri. Tapi ada satu rumah yang mereka ndak sanggup akhirnya kita bantu nanti,” kata Anang.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra