Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ratusan Warga Ikuti Pelatihan Pembuatan Balon Udara di Tulungagung

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 11 Mei 2025 | 18:52 WIB
Proses Menerbangkan Balon Udara
Proses Menerbangkan Balon Udara

GONDANG, Radar Tulungagung – Ratusan warga Kabupaten Tulungagung antusias mengikuti pelatihan pembuatan balon udara di Lapangan Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Minggu (11/5).

  Gelaran pelatihan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polres Tulungagung dengan pemerintah Desa Notorejo, beserta seluruh elemen masyarakat Tulungagung.

  Tujuannya, untuk mengedukasi masyarakat Tulungagung tentang cara membuat dan menerbangkan balon udara secara aman dan sesuai aturan.

  Antusiasme masyarakat terbukti dari hadirnya peserta dari berbagai desa di Kota Marmer ini. Mereka merupakan perwakilan dari 19 Kecamatan yang ada di Tulungagung.

  Selain itu juga diikuti oleh masyarakat para pecinta balon udara. Terdapat tiga balon udara yang dijadikan contoh untuk membuat balon.

  Dalam acara tersebut, Polres Tulungagung juga membawa balon udara jumbo milik polres yang berukuran tinggi 26,5 meter dengan diameter 56 meter.

  Yang menarik, pelatihan ini menghadirkan pemateri profesional asal Wonosobo, daerah yang dikenal sebagai salah satu pusat tradisi balon udara di Indonesia.

  Para peserta tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik langsung mulai dari proses pembuatan, pengisian udara panas, hingga teknik penerbangan balon secara aman.

  Wakapolres Tulungagung, Kompol Arie Taufan Budiman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menanggapi maraknya kasus balon udara berpetasan yang jatuh di area pemukiman penduduk dan menyebabkan kerusakan.

  Maka, dibuatlah pelatihan tersebut agar warga mengerti cara dan aturan-aturan tentang pembuatan balon udara tersebut.

  Kemudian, pelatihan ini juga diharapkan mampu mengurangi praktik penerbangan balon udara liar yang dapat membahayakan penerbangan dan merugikan masyarakat.

  “Melalui pelatihan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk tetap melestarikan budaya balon udara, namun dengan cara yang benar, aman, dan sesuai regulasi. Saya harap nantinya acara seperti ini bisa diadakan setiap tahunnya” ujarnya.

  Selain itu, Kompol Arie juga menjelaskan pelatihan ini sebagai awal pemanasan menuju Festival Balon Udara yang akan diselenggarakan Polres Tulungagung untuk memperingati HUT Bhayangkara dalam waktu dekat.

  Dan diharapkan menjadi ajang kreativitas masyarakat sekaligus sarana hiburan yang edukatif dan aman.

  "Perkiraan dalam bulan Juni akan kami selenggarakan festival balon udara. Dengan begitu masyarakat kami beri kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini.

  Sehingga nanti warga Tulungagung bisa memiliki balon udara yang benar-benar bagus." Ungkapnya.

  Kepala Desa Notorejo, Mustaqim, menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat untuk warga Tulungagung agar mengerti bagaimana cara membuat balon yang benar-benar bagus.

  Tidak hanya dari segi tampilan tapi juga durasi terbangnya.

  Dia menambahkan selain itu untuk mengedukasi masyarakat termasuk desanya untuk menerbangkan balon sesuai aturan dan tidak berbahaya bagi lingkungan.

  "Setelah pelatihan ini, diharapkan tidak terjadi lagi kasus balon udara yang jatuh menimpa pemukiman warga," tutupnya.

Editor : Sandy Sri Yuwana
#balon udara #kecamatan gondang #tulungagung #polres tulungagung #pelatihan