Tulungagung – Kloter 45 dan 46 jemaah calon haji (JCH) asal Tulungagung secara resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Rabu dini hari, 14 Mei 2025.
Kedua kloter tersebut dilepas langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam prosesi yang berlangsung di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso pukul 00.00 WIB.
JCH yang diberangkatkan dari Tulungagung tersebut berjumlah total 89 orang. Rinciannya, dari kloter 45 berjumlah 82 orang dan dari kloter 46 berjumlah 7 orang.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh jemaah diberi kelancaran, kesehatan, serta mampu menjalankan seluruh rukun haji dengan baik.
Ia juga berpesan agar para jemaah asal Tulungagung bisa menjaga kekompakan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci.
“Selamat menunaikan ibadah haji. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan semoga menjadi haji yang mabrur,” ucap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu di hadapan para jemaah dan keluarga yang turut mengantar.
Pemberangkatan jemaah dari Tulungagung ini dilakukan secara tertib dan lancar dengan pengawalan dari petugas gabungan.
Para jemaah Tulungagung terlebih dahulu diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya untuk proses selanjutnya sebelum terbang menuju Arab Saudi.
Sementara itu, Kepala Staff Penyelenggara Haji, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung mengatakan ada enam JCH Tulungagung yang menunda keberangkatan karena sakit. Sehingga tidak bisa ikut dalam pemberangkatan pada dini hari kemarin (14/5)
"Semoga bisa segera sembuh dan bisa diberangkatkan sebelum penutupan haji pada tanggal 30 Mei ini," jelasnya.
Kemudian dia menjelaskan di Tulungagung ada 51 JCH yang berstatus cadangan. Dan belum bisa diberangkatkan. Karena ketentuan pemberangkatan jemaah cadangan merupakan wewenang pusat.
"Mereka yang cadangan sudah kami persiapkan jika sewaktu-waktu bisa naik status dan diberangkatkan. Tapi jika tidak, mudah-mudahan bisa diberangkatkan tahun depannya," pungkasnya.
Editor : Sandy Sri Yuwana