Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hujan Deras Guyur Tulungagung, Jalan Mayjen S. Prapto Kembali Banjir Parah

Armi Hardjo • Kamis, 15 Mei 2025 | 01:32 WIB
Genangan air setinggi lutut tampak menguasai ruas Jalan Mayjen S. Prapto Tulungagung, tepatnya di sekitar perempatan Piala Mas, Selasa sore (14/5/2025)
Genangan air setinggi lutut tampak menguasai ruas Jalan Mayjen S. Prapto Tulungagung, tepatnya di sekitar perempatan Piala Mas, Selasa sore (14/5/2025)

 

TULUNGAGUNG – Hujan deras yang melanda Tulungagung pada Rabu sore (14/5) kembali memicu banjir di beberapa titik kota, salah satunya di sepanjang Jalan Mayjen S. Prapto.

Titik terparah terpantau di kawasan perempatan Piala Mas, Kelurahan Kepatihan, Tulungagung yang sudah menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba.

Air menggenang cukup tinggi di dua arah, baik yang menuju Kepatihan maupun ke arah Bago Tulungagung.

Tinggi genangan bahkan mencapai atas lutut orang dewasa sehingga membuat banyak kendaraan, terutama sepeda motor, terpaksa berhenti atau memutar arah untuk menghindari genangan air di depan Piala Mas yang terletak di Kelurahan Kepatihan, Tulungagung tersebut.

Beberapa kendaraan yang nekat menerobos banjir di depan Piala Mas yang terletak di Kelurahan Kepatihan, Tulungagung mengalami mogok di tengah jalan.

Warga Kelurahan Kepatihan Tulungagung, Adit Surya menyebutkan, kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan yang berarti.

Drainase yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras disinyalir menjadi penyebab utama banjir di ruas jalan Tulungagung tersebut.

Terlebih lagi, curah hujan yang tinggi yang telah mengguyur Tulungagung Rabu sore, hanya dalam waktu singkat membuat air meluap dengan cepat.

“Setiap kali hujan deras, pasti banjir di sini. Air bisa naik tinggi dalam waktu singkat, dan biasanya lama surutnya,” ujar salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya.

Banjir ini tak hanya mengganggu aktivitas warga Tulungagung, tetapi juga menimbulkan potensi bahaya bagi pengguna jalan.

 

Dimana pengendara harus ekstra hati-hati saat melewati genangan air yang ada di depan Piala Mas yang terletak di Kelurahan Kepatihan, Tulungagung. Terlebih saat malam hari ketika genangan sulit terlihat jelas.

Masyarakat Tulungagung, terutama di Kelurahan Kepatihan, berharap ada perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk segera menindaklanjuti persoalan ini.

Perbaikan dan normalisasi saluran air dinilai menjadi langkah mendesak agar banjir tidak terus menjadi momok tahunan bagi warga Tulungagung, khususnya di wilayah Kepatihan dan sekitarnya.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#hujan lebat #tulungagung #genangan air #drainase #kelurahan kepatihan