TULUNGAGUNG-Peristiwa kebakaran melanda di sebuah rumah sekaligus tempat usaha milik Muyatin, 55, warga Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung. Amukan si jago merah ini terjadi pada Jumat (16/5/2025) 23.30 WIB tersebut, diduga berasal dari korsleting listrik hingga mengakibatkan kerugian mencapai puluhan juta.
Kasi Operasional dan Pemadaman Damkar Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, menerima laporan terjadinya kebakaran di sebuah rumah desa tersebut.
Mendapati kepulan asap dan kobaran api kian membesar akibat kebakaran, warga setempat pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Damkar Tulungagung.
Lantas petugas Damkar Tulungagung pun segera menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 00.05 WIB. “Satu unit armada pemadam kebakaran bersama satu unit armada suplai dikerahkan ke lokasi,” jelasnya kemarin (17/5).
Diketahui kobaran api yang membakar rumah milik warga itu berhasil dipadamkan pada Sabtu (17/5), sekitar pukul 00.45 WIB. Untuk proses pemadaman, petugas Damkar Tulungagung butuh waktu sekitar 40 menit.
Setelah berhasil menjinakkan api, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui dari mana api itu muncul. “Api diduga berasal dari korsleting listrik yang terjadi di dekat kulkas dan dengan cepat membakar seluruh dapur milik korban,” ucapnya.
Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian material dari peristiwa ini ditaksir mencapai Rp 75 juta. Sejumlah barang berupa dua unit sepeda motor dan satu unit kulkan hangus terbakar. “Skala kebakaran dikategorikan sedang dengan kerugian material Rp 75 juta,” pungkasnya. (ziz/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah