Tulungagung - Puluhan jamaah calon haji (JCH) cadangan Tulungagung masih menanti konfirmasi perubahan status. Jika perubahan status dilakukan di akhir bulan ini, maka dipastikan JCH cadangan bakal diberangkatkan pada 30 Mei mendatang.
Plh Kasi PHU Kantor Kemenang Tulungagung Akhmad Mukhsin menerangkan, total ada sebanyak 43 orang dari total 132 JCH cadangan Tulungagung menunggu perubahan status jelang keberangkatan.
"Dan ini kita masih menunggu perkembangan dari AHES. Informasi berikutnya kita tunggu. Kalau memang naik status, ya kita proses berikutnya," sebutnya.
Baca Juga: Longsor di Tulungagung Rusak Rumah dan Infrastruktur di Kecamatan Sendang
Untuk diketahui, 43 orang JCH akan menunggu perubahan status hingga 25-27 Mei mendatang. Artinya, jika JCH tidak menerima perubahan status menjadi siap berangkat hingga 27 Mei, maka dipastikan JCH harus menanti hingga pemberangkatan di tahun depan.
"Ya, betul Jadi tanggal itu sebagai kepastian cadangan ini sejumlah 43 (orang, Red) berangkat atau tidak," kata Mukhsin.
Mukhsin menambahkan, perubahan status JCH didasarkan pada ketersediaan kursi dari kloter reguler di tingkat provinsi.
Begitu ada kursi kosong dari kloter reguler di tingkat provinsi, JCH cadangan berkesempatan mengisi slot dengan didasarkan pada nomor urutannya.
"Yang jelas memang ada urutannya sudah kita urutkan. Ada nomor 1 sampai 43 sesuai dengan aplikasi. Kemudian yang mempengaruhi dia naik dan tidaknya itu karena adanya open seat dari seluruh Jawa Timur," terangnya.
Laki-laki yang definitif menjabat sebagai Kasi PAIS Kemenag Tulungagung ini mengatakan, perubahan status tidak didasarkan pada visa JCH.
Dengan demikian, dapat dipastikan JCH cadangan yang belum berkesempatan terbang ke Tanah Suci pada 30 Mei mendatang akan terdaftar sebagai jamaah reguler di daftar haji tahun depan.
"Yang jelas dari cadangan yang tidak naik status berarti dia tetap cadangan. Dan nanti pada akhirnya dia (JCH cadangan, Red) kesempatan untuk berangkat sebagai jemaah reguler pada tahun 2026," ujarnya.
Baca Juga: Manfaat Rebusan Daun Salam Rahasia Sehat dari Dapur Nusantara
Disinggung soal JCH cadangan yang mundur, dia mengungkapkan, total ada sebanyak 11 orang JCH yang mengundurkan diri hingga Jumat (16/5) lalu. Faktor kesehatan jadi alasan utama sebagian besar JCH yang mundur.
"Ya rata-rata piantun sepuh (berusia lanjut, Red) begitu. Teman-teman jemaah ini yang artinya tunda berangkat atau mundur itu (semoga) diberikan kesehatan umur yang panjang sehingga pada tahun 2026 nanti bisa melaksanakan ibadah haji," ucapnya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra