TULUNGAGUNG - Vidio yang diunggah ke salah satu grub facebook yang menarasikan bahwa petugas Polisi Tulungagung menabrak seorang pengendara sepeda motor di Desa Tanjungsari, Boyolangu, Tulungagung mendapat banyak atensi publik.
Namun, narasi dalam video tersebut merupakan missinformasi atau informasi yang keliru.
Dimana sebenarnya terdapat dua rentetan kejadian sebelum peristiwa kecelakaan tersebut terjadi.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, video viral yang diunggah di media sosial pada Minggu, (18/5), merupakan rentetan dari dua kejadian.
Dimana rentetan kedua kejadian di Tulungagung tersebut yakni pelanggaran lalu lintas dan peristiwa kecelakaan seperti yang ada dalam video itu.
“Sebenarnya ada dua kejadian, pertama pelanggaran lalu lintas dan kedua adalah kecelakaan,” jelasnya Minggu, (18/5).
Pengejaran pelanggar lalu lintas ini bermula dari pos simpang empat Tamanan, Tulungagung arah selatan menuju ke timur hingga ke Desa Tanjungsari, Boyolangu, Tulungagung.
Dimana sesampainya di lokasi kejadian, pelanggar lalu lintas yang kabur tersebut menabrak seorang perempuan yang berniat untuk berbelok.
“Jadi ada dua pelanggaran, tidak menggunakan helm dan laka. Tapi yang viral di media sosial bahwa yang menabrak malah anggota,” paparnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan, pelanggar lalu lintas inisial A yang menggunakan sepeda motor jenis honda beat warna merah putih menabrak perempuan inisial S yang berniat untuk berbelok dari gang.
Viralnya vidio di medsos dengan narasi Polisi Tulungagung tabrak warga tersebut merupakan missinformasi.
“Kita sudah mengumpulkan bukti-bukti apabila yang menabrak itu bukan seorang polisi. Bahkan anggota polisi yang di lapangan itu justru membantu dengan memanggilkan ambulan dan melakukan olah TKP di tempat,” ungkapnya.
Viralnya vidio dengan narasi yang salah tersebut, dia meminta agar masyarakat Tulungagung dapat berhati-hati dalam menerima informasi di medsos.
Diketahui kini kondisi ketiga korban kecelakaan telah dievakuasi ke RSUD dr. Iskak Tulungagung guna mendapatkan perawatan medis.
“Sudah sadar, semuanya luka ringan dan sudah dilakukan perawatan,” pungkasnya.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz