Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bersih Desa Plandaan Tulungagung, Gelar Wayang Ruwat Agung dengan Lakon Murwakala dari Dalang Ki Budi Plandang, Simak Ceritanya dan Harapan Warga    

Sandy Sri Yuwana • Senin, 19 Mei 2025 | 03:35 WIB
Kepala Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Tulunggung, Fauzi Surahmad sedang melakukan prosesi penyerahan wayang kulit kepada Dalang Ki Budi Plandang pada puncak acara bersih desa, Jumat (16/5/2025).
Kepala Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Tulunggung, Fauzi Surahmad sedang melakukan prosesi penyerahan wayang kulit kepada Dalang Ki Budi Plandang pada puncak acara bersih desa, Jumat (16/5/2025).

TULUNGAGUNG - Pergelaran wayang kulit Ruwatan Agung dengan lakon Murwakala menjadi puncak acara Bersih Desa Plandaan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, pada Jumat (16/5/2025) malam.

Menurut Kepala Desa (Kades) Plandaan Tulungagung, Fauzi Surahmad, rangkaian acara bersih desa sudah dilakukan sejak Kamis,  atau sehari menjelang puncak acara wayang kulit.

Bersih Desa Plandaan Tulungagung, ini diawali dengan nyadran yakni kenduri dan menanam cok bakal di sembilan tempat di wilayah desa tersebut.

Nyadran dilakukan oleh pemerintah desa (pemdes) bersama tokoh masyarakat dan sejumlah warga.

Nyadran juga bermaksud kirim doa untuk para leluhur atau para tokoh zaman dahulu yang telah berjasa dalam babad sebagai cikal bakal Desa Plandaan.

Sekadar diketahui, Desa Plandaan terdiri dari dua dusun. Yakni Dusun Baliyoso di bagian timur, dan Dusun Anengjoyo di bagian barat.

"Dalam rangka bersih desa, acara semacam ini adalah nguri-uri budaya. Tetapi pada intinya adalah memohon kepada Tuhan, agar masyarakat Desa Plandaan dan para perangkat selalu dilimpahi rahmat dan keselamatan," kata Fauzi.

Sehari berikutnya, Jumat acara dilanjutkan dengan menggelar khataman Alquran bertempat di pendapa balai desa.

"Saya sangat berterima kasih kepada segenap warga Plandaan dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung terselenggaranya bersih desa ini. Kami juga momohon maaf atas segala kekurangan," tandas Kades Fauzi.

Sebagai puncak acara bersih desa, pada Jumat malam digelar wayang ruwatan agung dengan lakon Murwakala dari dalang Ki Budi Plandang.

Inti cerita lakonnya, Batara Kala mencari mangsa berupa manusia di atas bumi, tapi berhasil dikalahkan oleh Batara Wisnu yang menyamar sebagai dalang Kondho Buana. Yakni dalang ruwat yang meruwat manusia Sukerta sekaligus meruwat Batara Kala agar menjadi sadar dari niat jahatnya.

Ruwatan digelar pada pukul 20.00. Tetapi sejak sore suasana di sekitar pendapa Balai Desa Plandaan sudah tampak ramai didatangi warga.

Ruwatan dihadiri warga desa, tokoh masyarakat, segenap lembaga, BPD  dan sejumlah undangan dari luar. Sama seperti acara-acara sebelumnya, ruwatan tersebut bermakna meminta  kepada Tuhan agar masyarakat Plandaan dilimpahi keselamatan dan kemakmuran.

"Ruwatan adalah permohonan kepada Tuhan melalui cara atau media budaya," kata Ki dalang Budi Plandang di depan masyarakat Plandaan. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #dalang #Ki Budi Plandang #bersih desa #Fauzi Surahmad