Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Guru SD di Tulungagung Nekat Mengakhiri Hidupnya, Berikut Kronologinya

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 20 Mei 2025 | 23:30 WIB
Nekat bunuh diri, berikut kronologi temuan jasad seorang guru SD di Tulungagung
Nekat bunuh diri, berikut kronologi temuan jasad seorang guru SD di Tulungagung

TULUNGAGUNG - Aroma tak sedap terhirup oleh Maryono warga Desa Mulyosari, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung pada Selasa, 20 Mei 2025.

Dimana aroma tak sedap tersebut didapati setelah Maryono pulang dari kebunnya yang tak jauh dari rumah di Pagerwojo, Tulungagung sekitar pukul 11.00 WIB.

Mendapati hal itu, Maryono berusaha mencari asal muasal aroma tak sedap tersebut hingga dipastikan aroma tersebut berasal dari rumah korban inisial YS. Diketahui rumah korban berada tak jauh dari rumah Maryono.

Pada saat itu, rumah korban tengah dalam kondisi terkunci sehingga Maryono memilih untuk memanggil saudara korban.

Keduanya pun mendobrak pintu rumah korban yang terkunci dan melakukan pencarian sumber aroma tak sedap itu.

Sontak keduanya dikagetkan dengan temuan korban YS yang telah kaku dalam posisi tergantung di belakang gorden kusen pintu pembatas antara ruang tamu dan dapur.

Setelah mendapati hal itu, kedua saksi ini melapor ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Pagerwojo, Unit Inafis Polres Tulungagung, dan Tim Medis Puskesmas Pagerwojo.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdianto membenarkan adanya temuan korban bunuh diri di Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Dimana korban YS ditemukan dalam kondisi sudah mulai membusuk.

"Iya benar memang ada temuan korban bunuh diri di Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung. Kondisi korban ketika ditemukan dalam kondisi sudah mulai membusuk sehingga mengeluarkan bau tak sedap," jelasnya, Selasa, 20 Mei 2025.

Berdasarkan sumber yang diolah, diketahui korban YS ini merupakan seorang PNS yang mengajar di salah satu sekolah dasar di Tulungagung.

Adapun dari pengakuan saudara korban, diduga penyebab korban nekat bunuh diri lantaran masalah ekonomi atau hutang.

Diketahui hasil pemeriksaan oleh Tim Inafis Polres Tulungagung dan Tim Medis Puskesmas Pagerwojo tidak ditemukan adanya bekas luka atau tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Pihak keluarga atau ahli waris telah menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak menuntut pihak manapun baik secara hukum perdata atau pidana.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#guru sd #tulungagung #bunuh diri #pagerwojo