Tulungagung – Aktivitas jual-beli hewan ternak di Pasar Hewan Terpadu (PHT) Tulungagung terpantau meningkat dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini diprediksi terus terjadi hingga hari raya Idul Adha di awal bulan depan.
Koordinator PHT Tulungagung, Suharmanto mengungkapkan, di hari normal, tercatat ada sekitar 400 ekor sapi yang masuk ke pasar dalam satu hari pasaran.
Kini, jumlahnya meningkat menjadi dua kali lipat seiring banyak pedagang dari luar wilayah yang masuk ke PHT Tulungagung.
“Mendekati Idul Adha, tren kenaikan sangat signifikan. (Di hari) pasaran kemarin sudah meningkat menjadi 800-an (ekor sapi),” terangnya.
Baca Juga: BPBD Tulungagung Ajukan Perpanjangan Status Tanggap Darurat hingga 30 Juni
Diprediksi peningkatan akan terus terjadi hingga hari-H Idul Adha. Kondisi serupa juga berlaku pada aktivitas jual-beli ternak kambing.
“Mungkin juga mendekati (Idul Adha bisa mencapai) 900 (ekor sapi). Dan kambing naik (jadi) 600 (ekor). Sebelumnya hanya 200-an,” ujar Suharmanto.
Selain karena faktor ekonomi, adanya kebijakan untuk memperketat lalu lintas hewan ternak oleh pemkab disebut jadi salah satu alasan tingginya peningkatan jual-beli.
“Mendapat (sambutan) positif dari para pedagang untuk pemeriksaan-pemeriksaan itu. Akhirnya dia berani atau tatag datang ke sini,” ucap laki-laki berkacamata ini.
Baca Juga: Rekomendasi Buah yang Baik Dikonsumsi di Pagi Hari untuk Awali Hari Lebih Segar
Karena tingginya permintaan, harga jual hewan ternak juga mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
Suharmanto menyebut, sapi hidup saat ini dihargai sekitar Rp 50 ribu per kilogram (kg). Jumlah itu meningkat sekitar 10 persen dari harga di hari normal.
Harga hewan ternak juga diprediksi akan terus mengalami peningkatan hingga hari-H Idul Adha seperti tahun-tahun sebelumnya.
Meski begitu, tidak semua pedagang hewan ternak yang berdagang di PHT Tulungagung berasal dari wilayah Kota Marmer.
“Kalau penjual ini semua sekitar eks Karesidenan Kediri. Kalau pembeli (dari) seluruh Pulau Jawa. Bahkan tahun dulu (ada pembeli) dari Banjarmasin hingga Sumatera mendekati hari Lebaran (Idul Adha),” katanya. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra