TULUNGAGUNG- Ibu dan anak yang hanyut terseret arus sungai di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, telah ditemukan pada Kamis (22/5/2025).
Eti Puspitasari, 38, ditemukan pada pukul 06.30, sedang Najma Herra Ramadhani, 7, ditemukan sekitar pukul 15.45.
Dua korban tersebut ditemukan dalam meninggal dunia di perairan Waduk Wonorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung.
Dari sekian cerita proses pencarian. Ternyata ada sosok yang turut berjasa dalam penemuan korban pertama, Eti Puspitisari.
Kapolsek Pagerwojo AKP Guruh Yudi Setiawan menjelaskan, jenazah Eti ditemukan oleh Wahyu Guntoro, 32, warga Dusun Wates, Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, saat hendak mencari ikan di waduk Wonorejo sekitar pukul 06.30 pagi.
Saat itu, Guntoro melihat sesosok tubuh mengapung dari tepi waduk. Tepatnya di perairan Patuk atau berjarak sekitar 12 kilometer (km) dari lokasi korban pertama kali hanyut.
"Tak berselang lama, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan relawan segera mengevakuasi jenazah,"jelasnya.
Dia menerangkan, jenazah ditemukan dalam kondisi utuh, tetapi terdapat sejumlah lebam yang diduga akibat benturan saat hanyut terbawa arus.
Diberitakan sebelumnya, kisah tragis ini bermula pada Senin (19/5/2025) siang saat Eti menjemput Najma pulang dari sekolah.
Namun, karena hujan deras, keduanya justru terbawa arus sungai di Dusun Sendangbedog, Desa Samar.
Saat kejadian, sang suami diketahui sedang berada di Surabaya untuk urusan pekerjaan.
Proses pencarian dilakukan tim gabungan mulai dari unsur Basarnas, BPBD, kecamatan, TNI, Polri, relawan, hingga warga. Mereka menyusuri sungai yang curam hingga Gunung Wilis serta Waduk Wonorejo.(*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah