Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Khutbah Jumat di Masjid Al Fattah Tulungagung, Khotib Sebutkan Empat Sifat Manusia Akan Jadi Penghuni Surga

Matlaul Ngainul Aziz • Jumat, 23 Mei 2025 | 20:33 WIB

 

Suasana masjid Al Fattah Tulungagung dipenuhi jamaah salat Jumat, pada Jumat (23/5/2025).
Suasana masjid Al Fattah Tulungagung dipenuhi jamaah salat Jumat, pada Jumat (23/5/2025).

TULUNGAGUNG- Ada empat poin kesimpulan dalam penyapaian  khutbah Jumat di Masjid Al Fattah, Tulungagung, yang dihadiri ratusan jamaah.

Di masjid satu-satunya yang memiliki arsitektur modern di Tulungagung, ini dalam khutbah Jumat tersebut sang ustadz Mardi mengambil tema penduduk surga.

Khotib tersebut berpesan kepada jemaah yang mayoritas warga Tulungagung ini menyebutkan ciri-ciri penghuni surga yang telah firmankan Allah SWT dalam surat Al Qaf ayat 31-35.

Pada ayat 31, Allah SWT  menjelaskan jika orang-orang yang bertakwa akan didekatkan ke surga Allah SWT memberitahukan penduduk surga itu adalah orang-orang yang mempunyai empat sifat berikut ini.

Pertama adalah Awwab. Yaitu, orang yang banyak bertaubat kepada Allah dari maksiat menuju ketaatan, dari lalai menjadi ingat kepada-Nya.

Kedua adalah Hafizh. Dari Ibnu 'Abbas, fafizh artinya, orang yang pandai menjaga amanat Allah dan apa-apa yang diwajibkan kepadanya.

Di dalam jiwa setiap orang terdapat dua kekuatan: kekuatan meminta dan kekuatan menahan diri.

Orang yang bersifat awwab adalah orang yang mempergunakan kekuatan meminta ketika kembali kepada Allah, mengharap ridha-Nya dan mentaati' Nya.

Sedangkan orang bersifat hafiz adalah orang yang menggunakan kekuatan menahan diri ketika menghindari maksiat dan larangan-Nya.

Dengan kata lain, seorang hafiz adalah orang yang pandai menahan diri dari segala yang diharamkan Allah, sementara seorang awwab adalah orang yang senantiasa kembali kepada Allah denga berbuat ketaatan kepada-Nya. Demikian dalam ayat 32.

Sifat ketiga adalah Khaasyi ar-Rahmaan. Maksudnya, orang yang takut dan tunduk kepada Allah yang Maha Pengasih, sebagaimana dalam ayat 33: (yaitu) orang yang takut kepada Allah Yang Maha pengasih sekalipun tidak kelihatan (olehnya). 

Ayat itu mengandung pengakuan seseorang terhadap eksistensi Allah SWT dan rububiyyah-Nya, kekuasaan-Nya, ilmu-Nya, serta persaksian bahwasanya Allah mengetahui hamba-hamba-Nya secara terperinci.

Selain itu memiliki sifat Qalbun muniib. Masih pada ayat 33, Allah menyebutkan sifat lainnya bagi penduduk surga, yaitu: dan dia datang dengan hati yang bertaubat.

Ibnu 'Abbas berpendapat, yakni kembali kepada Allah dari perbuatan-perbuatan maksiat, lantas melakukan ketaatan, menunjukkan kecintaan, dan bersimpuh kepada-Nya.

Setelah itu, pada ayat 34-35, Allah SWT menyebutkan balasan bagi orang-orang yang menyandang sifat-sifat di atas dengan firman-Nya: “Masuklah ke (dalam Surga) dengan aman dan damai. ltulah hari yang abadi, Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki, dan pada Kami ada tambahannya".(*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #khutbah jumat #kriteria masuk surga #masjid al fattah