Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tumpukan Sampah Liar di Tulungagung Muncul saat Hujan, Timbulkan Bau dan Ganggu Lingkungan, DLH: Edukasi ke Warga Itu Penting dan Pengelolaan TPA

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 24 Mei 2025 | 16:00 WIB
Petugas kebersihan DLH Tulungagung sedang memantu tumpukan sampah di TPA Segawe.
Petugas kebersihan DLH Tulungagung sedang memantu tumpukan sampah di TPA Segawe.

TULUNGAGUNG- Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tulungagung dalam beberapa waktu terakhir memicu terjadinya banjir di sejumlah titik.

Hal tersebut berpotensi terjadi tumpukan sampah di berbagai sudut wilayah Tulungagung. Maka bisa memicu bau tak sedap dan mengganggu kebersihan lingkungan.

Karena menurut data yang dihimpun oleh TPA Segawe Tulungagung, dalam dua bulan terakhir, sampah yang dihasilkan masyarakat Tulungagung seberat 4.022 ton untuk April dan 3.633 ton untuk Mei.

Hal tersebut mengingat pada akhir-akhir ini merupakan puncak tingginya curah hujan di Tulungagung. 

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Tulungagung Yudha Yanuar Hadi menyatakan telah melakukan berbagai langkah penanggulangan.

Salah satunya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat agar segera membuang sampah rumah tangga ke tempat pembuangan sementara (TPS) terdekat.

“Edukasi ini penting untuk mencegah penumpukan sampah liar yang bisa terbawa air saat hujan deras sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan menyumbat saluran air,” jelas Yudha, Jumat (23/5/2025).

Selain edukasi, DLH Tulungagung juga menerapkan strategi pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Segawe.

Pada musim hujan, pembuangan sampah dialihkan ke lokasi dengan timbunan sampah yang lebih sedikit.

Langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya longsoran sampah yang bisa berdampak buruk bagi lingkungan sekitar.

“Setiap timbunan sampah yang mencapai ketebalan 1 meter langsung kami uruk. Dengan sistem ini, meskipun terjadi hujan deras, timbunan tetap stabil dan aman,” tandasnya.

Pihak DLH juga mengimbau masyarakat untuk bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan masing-masing.

Selain itu, jangan sampai sampah rumah tangga menjadi penyebab banjir karena menyumbat drainase.

"Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat,” pungkasnya. (sri/c1/din)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #tpa segawe #DLH #tumpukan sampah