TULUNGAGUNG - Berlokasi di belakang kampus UIN SATU Tulungagung, warung makan Mak Tik menjadi jujukan para Mahasiswa disaat perut keroncongan.
Harganya yang murah dan porsi jumbo membuat warung makan Mak Tik ini kerap diserbu Mahasiswa UIN SATU Tulungagung dari lintas generasi.
Kini Mak Tik telah berpulang, jasa akan masakannya dan rela meraup untung kecil demi perut mahasiswa terus terkenang.
Baca Juga: Duh, Pencairan BLT Ditunda hingga Juni, Dinsos Tulungagung Ungkap Penyebabnya
Terletak di belakang kampus UIN SATU Tulungagung, warung makan Mak Tik telah berdiri sejak universitas Islam terbesar di Tulungagung ini masih berstatus STAIN.
Sejak puluhan tahun lalu, warung makan Mak Tik senantiasa menjadi pilihan Mahasiswa kantong cekak untuk mengganjal perut.
Hal ini tak terlepas dari harga seporsi makanan di warung makan Mak Tik di Tulungagung ini hanya berkisar Rp 6 ribu hingga Rp 12 ribu.
Tak hanya bandrol harga yang murah, bahkan keperluan minum di warung makan Mak Tik di Tulungagung ini tersedia secara gratis untuk meredakan dahaga setelah makan.
Tak ayal, warung makan Mak Tik yang berlokasi di belakang kampus UIN SATU Tulungagung kerap menjadi jujukan para Mahasiswa.
Bukan hanya harga makanan yang murah dan tersedianya minuman gratis, porsi makan di warung makan Mak Tik ini juga terbilang jumbo.
Baca Juga: UMKM Tulungagung Berdiri di Dua Mata Pisau, Sulitnya Perizinan Hingga Mahalnya Jasa Biro
Nasi yang menggunung menjadi pemandangan lumrah ketika kita berkunjung di warung makan legendaris di belakang UIN SATU Tulungagung ini.
Belum lagi sayur dan guyuran kuah yang bisa request mau seberapa banyak untuk meredakan gundukan nasi, lawuk ikan laut menjadi menu favorit.
Kini Mak Tik pahlawan perut lapar para mahasiswa kantong cekak telah berpulang, semoga amal ibadahnya diterima disisi-NYA.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz