Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lima Berita Populer di Tulungagung dalam Sepekan Ini, Ada Program Tekan Inflasi hingga Kisah Tragis dan Sedih

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 24 Mei 2025 | 20:00 WIB
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dan Pemkab Tulungagung gelar kick off Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) Tahun 2025, di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Senin (19/5/2025).
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dan Pemkab Tulungagung gelar kick off Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) Tahun 2025, di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Senin (19/5/2025).

TULUNGAGUNG- Dalam sepekan ini berita-berita di Tulungagung berseliweran menghiasi media online maupun media sosial.

Beragam peristiwa di Tulungagung dari isu pemerintahan hingga kejadian menonjol patut untuk dikulik dan diingat kembali.

Berikut rangkuman lima berita populer di Tulungagung yang terindeks selama seminggu, dari yang gembira hingga sedih.                              

Urutan pertama, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri dan Pemkab Tulungagung gelar kick off Program Sekolah Peduli Inflasi (SPI) Tahun 2025, di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Senin (19/5/2025).  

Program SPI di Tulungagung berkaitan pengendalian inflasi serta menjadi penguatan ketahanan pangan dengan berbasis komunitas sekolah.

SPI diikuti siswa dari 25 sekolah tingkat SMP/MTs di Tulungagung didorong untuk aktif menanam dan merawat tanaman pangan dengan lahan terbatas di lingkungan sekolah.

Urutan kedua, peristiwa bunuh diri melibatkan guru YS, di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung, pada Selasa (20/5/2025).

Diduga cara tragis mengakhiri hidup dari sang guru kerena faktor ekonomi. Tentu hal tersebut membuat geger dunia pendidikan di Kota Marmer ini.

Diurutan ketiga, banjir besar kembali melanda Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung, pada Rabu (21/5/2025) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB.

Kantor Desa Ngentrong terendam air bercampur lumpur sehingga menyebabkan layanan administrasi macet total hingga waktu yang belum bisa dipastikan.

Diurutan ke empat, Pemkab Tulungagung bersama forkopimda meninjau ke Kecamatan Ngunut dalam rangka pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).  

Peninjauan tersebut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Baharudin, kapolsek, danramil, serta jajaran forkopimcam, sebagai bentuk koordinasi kolektif yang solid dalam mendukung keberlanjutan program nasional tersebut.

Yayasan Rajawali Unggul Berdaya sebagai mitra resmi Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini memimpin dua SPPG aktif di Kecamatan Boyolangu dan Ngunut.

Sejak beroperasi pada Januari dan Mei 2025, dua satuan ini telah menjangkau 2.763 siswa di Boyolangu dan 2.620 siswa di Ngunut dari jenjang PAUD hingga SMA yang tersebar di 11 desa.

Urutan terakhir, merupakan kisah tragis dan sedih. Dua korban hanyut terseret arus sungai ditemukan pada Kamis (22/5/2025) di Waduk Wonorejo Tulungagung.

Ibu dan dalah itu adalah Eti Puspitasari, 38, dan Najma Herra Ramadhani, 7, warga Desa Samar, Kecamatan Pegerwojo, Tulungagung ditemukan meninggal dunia dan telah dimakamkan di pemakaman desa setempat. (*)

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #MBG #Berita Populer #Ibu anak hilang #BI Kediri #bunuh diri