TULUNGAGUNG – Sinyal mutasi pejabat eselon II di lingkup Pemkab Tulungagung makin kentara. Pimpinan daerah mengungkapkan bahwa sepertiga pejabat akan mengalami rotasi jabatan di awal bulan depan.
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengatakan, proses asesmen dan evaluasi kinerja sudah dilakukan. Jika tak ada aral melintang, proses pelantikan akan digelar pada awal Juni mendatang.
Dia mengeklaim bahwa proses ini dilakukan dengan menimbang kinerja masing-masing pimpinan OPD.
“Insya Allah awal bulan depan. Saya sampaikan itu clear tidak ada mahar, nol rupiah,” akunya.
Baca Juga: Butuh Rp 7 M untuk Uruk Sekolah Rakyat, Dinas PUPR Tulungagung Tunggu Pelimpahan Wewenang Penyiapan Lahan
Meski begitu, dia menegaskan bahwa tidak semua pejabat eselon II di lingkup pemkab akan digeser. Berdasarkan hasil analisa, evaluasi, dan asesmen, dipastikan sepertiga dari total jumlah pejabat eselon II akan mengalami mutasi.
“Sepertiganya, (yang) dirombak,” tegasnya.
Hal itu juga berlaku pada proses pengisian sejumlah lembaga OPD yang lowong. Dalam hal ini, Gatut mengungkapkan bahwa pimpinan daerah juga menilik tingkat kepatuhan pejabat pada kepala daerah.
Pasalnya, pada dasarnya pejabat eselon II adalah penterjemah kebijakan pimpinan daerah sesuai dengan wewenang di masing-masing OPD.
Baca Juga: Pemkab Tulungagung Targetkan Musyawarah Desa/Kelurahan dalam Proses Pembentukan Koperasi Merah Putih Rampung 26 Mei
“Kita lihat dulu setelah evaluasi. Lalu kita amati dari beberapa OPD itu sudah ada perubahan sikap untuk tegak lurus pada pimpinan atau ndak,” ucapnya.
Untuk diketahui, ada berbagai tahapan yang dilalui sebelum pemkab dipastikan dapat menggelar mutasi pejabat. Salah satunya asesmen tahunan yang terdiri dari rekam jejak, manajerial, dan wawancara.
Total 27 pejabat eselon II mengikuti uji kompetensi yang digelar di Surabaya pada pekan lalu. Agenda ini melibatkan berbagai pihak. Mulai dari akademisi, BKD, hingga BKN. (dit)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra