TULUNGAGUNG - Setidaknya sebesar Rp 80 miliar digelontorkan Pemkab Tulungagung untuk perbaikan jalan dan infrastruktur berupa jembatan telah dialokasikan untuk terealisasi di tahun 2025.
Kendati diterpa kendala efesiensi, kebijakan perbaikan jalan dan infratruktur ini menjadi prioritas Pemkab Tulungagung lantaran banyaknya keluhan dari masyarakat akan hal itu.
Diketahui terdapat 40 titik proyek di Tulungagung yang akan dikerjalan selama periode tahun 2025 ini.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung, Dwi Hari Subagyo mengatakan, alokasi sebesar Rp 80 miliar digelontorkan untuk perbaikan jalan dan infrastruktur.
Dimana mayoritas jalan dan infrastruktur yang akan dibenahi berada di wilayah selatan Tulungagung.
Layaknya kontrak perbaikan jalan di Ngentrong - Gambiran yang memakan anggaran sebesar Rp 20 miliar.
Lalu perbaikan jalan di Ngentrong - Campurdarat yang akan digarap dengan alokasi anggaran senilai Rp 4,4 miliar.
Kemudian perbaikan jalan di Kalitalun hingga ke Sine telah dianggarkan senilai Rp 5 miliar.
"Selain itu, juga terdapat perbaikan jalan di Tanggunggunung ke Sine. Kemudian ada beberapa titik di Kecamatan Pucanglaban," ucapnya.
Tak hanya itu, kondisi kerusakan jalan di sirip jalur lintas selatan (JLS) juga mengalami kerusakan yang cukup parah.
Salah satu penyebabnya yakni jalan sirip di JLS Tulungagung tersebut kerap dilalui oleh kendaraan proyek JLS dengan tonase melebihi ketentuan.
Mendapati hal itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kompensasi perbaikan atas kerusakan di jalan sirip JLS Tulungagung.
"Makanya sebelumnya kami ke DPR RI, ada respon positif. Komisi V DPR RI mau melihat kondisi infrastruktur di Tulungagung," paparnya.
Pemkab Tulungagung telah melakukan mitigasi resiko kebutuhan dana selama 5 tahun kedepan di bawah kepemimpinan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Menurutnya, telah ada rancangan guna perbaikan jalan serta infrastruktur dengan anggaran senilai Rp 800 miliar.
Tak hanya itu, pihaknya juga optimis apabila akan mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat senilai Rp 100 miliar guna perbaikan jalan dan perawatan infrastruktur di Tulungagung.
"Rp 80 miliar itu bersumber dari APBD murni. Jadi anggaran kita berkurangnya sekitar 60 persen," ungkapnya.
Diketahui alokasi anggaran senilai Rp 80 miliar akan direalisasikan untuk perbaikan jalan dan infrastruktur pada 40 titik di wilayah Tulungagung.
Dimana total panjang jalan yang akan diperbaikan sekitar 20 hingga 30 kilometer. Adapun jembatan yang dikerjakan yakni di Sukorejo Karangrejo dan Desa Gedangan Kecamatan Karangrejo.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz