Tulungagung – Tiga mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Tulungagung menciptakan produk pangan inovatif berbasis potensi lokal bernama Kerupat (Kerupuk Ikan Patin) Bumi Ngrowo.
Produk ini merupakan camilan sehat berbentuk kerupuk mentah yang terbuat dari daging ikan patin pilihan, dipadukan dengan tepung tapioka dan rempah-rempah alami.
Kerupat diformulasikan untuk memberikan alternatif camilan bernutrisi tinggi, rendah kolesterol, dan cocok untuk semua kalangan.
Produk ini dikembangkan oleh Nehru Sururil Aulada, Muhammad Fritvi Shifa Rizaqi, dan Elika Sensia Putri, di bawah bimbingan Ibu Mufida Diah Lestari, S.P., M.Agr selaku dosen pembimbing dari Fakultas Pertanian Universitas Tulungagung.
Dengan harga terjangkau Rp11.000 per 250 gram, Kerupat menyasar konsumen muda dan keluarga yang menginginkan pilihan camilan sehat berbahan dasar lokal.
Selain menawarkan manfaat gizi, kerupat juga mendukung pemberdayaan pembudidaya ikan patin lokal di Tulungagung.
Uji coba awal terhadap produk ini menunjukkan respons positif, terutama dari kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha makanan yang mencari bahan baku kerupuk berkualitas.
Tim pengembang kini tengah fokus pada peningkatan kapasitas produksi, pengurusan izin edar, serta memperluas jangkauan pemasaran melalui media sosial, e-commerce, dan kolaborasi dengan UMKM lokal.
Inovasi ini mencerminkan semangat kewirausahaan mahasiswa Universitas Tulungagung dalam mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di sektor agribisnis.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz