TULUNGAGUNG - Setelah momen lebaran Idul Fitri kemarin, kondisi perekonomian di Tulungagung kembali lesu.
Tak hanya itu, lesunya gairah pasar di Tulungagung ini juga dipengaruhi oleh dampak inflasi global sehingga membuat daya beli masyarakat menurun.
Kendati demikian, pelaku UMKM di Tulungagung masih optimis dapat bertahan dari gemburan lesunya daya beli masyarakat.
Ketua Paguyuban Samorta, Abdul Aziz mengatakan, kondisi UMKM di Tulungagung saat ini tengah dihadapkan dengan lesunya pasar sehingga membuat daya beli masyarakat menurun.
Menurutnya, hal ini cukup lumrah bagi pelaku UMKM di Tulungagung. Terlebih sebelumnya, daya beli masyarakat meningkat signifikan saat peringatan hari raya Idul Fitri.
"Memang hari-hari ini, pasca Idul Fitri, daya beli masyarakat di Tulungagung cendrung menurun," jelasnya, Senin, 26 Mei 2025.
Tak hanya itu, menurunya daya beli masyarakat di Tulungagung juga dipicu dari dampak perekonomian global yang tengah menghadapi inflasi.
Kendati demikian, pihaknya optimis apabila pelaku UMKM di Tulungagung dapat menghadapi derunya daya beli masyarakat yang menurun.
"Mudah-mudahan nanti bulan ini hingga bulan Agustus nanti kondisi perekonomian di Tulungagung sudah membaik lagi," ucapnya.
Mendapati hal itu, pihaknya berpesan kepada pelaku UMKM di Tulungagung agar dapat memasang strategi jitu dalam menghadapi kondisi pasar yang lesu.
Dimana strategi dalam menghadapi pasar ini harus dimiliki oleh pelaku UMKM di Tulungagung. Sebab, hal ini dapat menyelamatkan UMKM dari gerusan pasar yang lesu.
"Walaupun omsetnya menurun mungkin bisa membuat sebuah gambaran. Jika kemarin itu produknya ukurannya besar mungkin bisa dikecilin," paparnya.
Pihaknya mencontohkan apabila ekonomi membaik, uang senilai Rp 50 ribu bisa dibelanjakan 1 hingga 2 produk.
Namun di tengah gairah pasar yang lesu, uang senilai Rp 50 ribu harus mendapat banyak produk agar mencukupi kebutuhan.
"Otomatis dengan diturunin kemasannya dengan kemasan yang lebih kecil, masyarakat akan terjangkau untuk membeli," pungkasnya.
Editor : Matlaul Ngainul Aziz