Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tulungagung Gawat Wartawan Bodrek, Ternyata Ini Alasan Disebut Wartawan Bodrek!

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 28 Mei 2025 | 00:42 WIB
Tulungagung rentan dengan wartawan bodrek. Apa itu wartawan bodrek, berikut ulasannya.
Tulungagung rentan dengan wartawan bodrek. Apa itu wartawan bodrek, berikut ulasannya.

TULUNGAGUNG - Tulungagung tengah rentan terhadap wartawan bodrek. Lantas, siapa sih sebenarnya wartawan bodrek itu? Apakah wartawan bodrek melakukan profesi jurnalistik dengan profesional sesuai kaidah dan kode etik jurnalistik?

Pertanyaan ini akan muncul ketika kita asing dengan sebutan Wartawan Bodrek. Di Tulungagung jumlah wartawan bodrek kian meningkat, bahkan sempat terdapat kasus oknum wartawan yang kedapatan melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa di Trenggalek.

Berdasarkan historis, sebutan wartawan bodrek muncul dari obat sakit kepala yang sering menjadi iklan sehingga akrab di telinga masyarakat pada tahun 1980.

Sebutan Wartawan Bodrek pun digunakan untuk wartawan gadungan yang menyalahgunakan profesinya untuk kepentingan pribadi.

Biasanya Wartawan Bodrek ini menggunakan profesinya untuk dapat meraup uang dengan cara melakukan pemerasan.

Tentu hal ini telah menyalahi kaidah dan kode etik jurnalistik yang melekat pada wartawan.

Berdasarkan makna, bodrek disematkan sebagai sebutan wartawan gadungan lantaran mencerminkan sakit kepala.

Sebutan Wartawan Bodrek digunakan untuk sebutan wartawan gadungan yang kerap menimbulkan masalah atau kesulitan bagi narasumber.

Mayoritas Wartawan Bodrek seringkali mendekati narasumber dengan bermodal kartu pers palsu atau bukti lembaran surat kabar tidak resmi.

Dimana tujuan dari Wartawan Bodrek untuk meminta uang dengan melakukan pemerasan terhadap narasumber.

Cara Wartawan Bodrek melakukan hal itu yakni dengan mengancam akan memberitakan sesuatu yang merugikan.

Imbas dari praktik Wartawan Bodrek merusak citra pers sehingga dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap media.

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#wartawan bodrek #tulungagung #pemerasan