TULUNGAGUNG - Mentas dari gelaran Kejurprov Percasi Jatim 2025 pada pekan lalu, Percasi Tulungagung berencana kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah Kejurnas pada 2026 mendatang.
Rencana Percasi Tulungagung tersebut disambut positif oleh berbagai pihak, utamanya Pengprov Percasi Jatim.
Ketua Umum Pengprov Percasi Jatim, Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pengprov memang sedang getol menjaring bibit-bibit atlet catur.
Yaitu, melalui pelaksanaan berbagai ajang kejuaraan, di berbagai tingkatan dan usia.
Itu sebabnya dia mengapresiasi gelaran Kejurprov Jatim yang digelar jajaran Pengkab Percasi Tulungagung pekan lalu.
"Salah satunya dengan kejurprov ini agar mental dan kemampuan lebih terasah. Karena tahun kemarin kita juga di kejurnas juara umum," sebutnya.
Pria yang juga menjabat sebagai bupati Sumenep ini menambahkan, perlu upaya konsisten untuk mempertahankan gelar juara kejurnas di tahun depan.
Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan memberi banyak panggung bagi atlet untuk unjuk kemampuan.
Untuk itu dia mendukung rencana Pengkab Percasi Tulungagung sebagai tuan rumah Kejurnas Catur tahun depan.
"Saya pikir kalau kejurnas (di Tulungagung) cocok," tegasnya.
Dia mengaku sudah menjalin komunikasi dengan bupati Tulungagung dalam upaya memastikan ketersediaan hotel di Bumi Ngrowo.
Hasilnya, dia menilai sarana-prasaran di Tulungagung sudah cukup memadai untuk menghelat event sekelas Kejurnas.
"(Jumlah ketersediaan kamar hotel) baik yang melati, atau yang bintang 4 sama bintang 3 lebih dari 1.000. Saya pikir cocok untuk Kejurnas," paparnya.
Terpisah, Wakil Ketua I Pengprov Percasi Jatim Yusuf Santriyono menerangkan, ketersediaan sarana-prasarana (sarpras) yang ada di Tulungagung terbilang baik.
"Dari segi tempat juga begitu. Sangat memenuhisyarat untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Kejurnas," katanya.
Menurut dia, apa yang disajikan pengkab dan warga Tulungagung di kejurprov pekan lalu menunjukkan rasa hormat luar biasa kepada tamu yang bertanding.
"Kalau di Tulungagung ini setingkat kejurprov saja ngalah-ngalahlin kejurnas. Jadi sangat layak" pungkasnya.
Kesuksesan gelaran kejurprov kemarin juga disorot Pemkab Tulungagung.
Dalam hal ini, DisporaTulungagung juga mengacungi jempol atlet-atlet Tulungagung sudah berjuang membawa nama daerahnya.
"Alhamdulillah dari hasil kejurprov kemarin dari segi pelaksan bejalan dengan sukses lancar dan mendapatkan pujian dari Pengprov Percasi Jawa Timur," kata Kepala Dispora Tulungagung Achmad Mugiyono.
"Dari segi prestasi, atlet catur Kabupaten Tulungagung masih perlu ditingkatkan guna lebih berprestasi lagi," imbuh Mamad, sapaan akrabnya.
Disinggung soal rencana gelaran kejurnas tahun depan, dia memastikan Tulungagung siap.
Lalu, dia juga menegaskan pentingnya sinergi seluruh pihak demi suksesnya agenda tahun depan.
"Iya betul. Percasi Tulungagung siap menjadi tuan rumah pada Kejurnas Percasi. Tentunya perlu dukungan dari semua pihak, guna siap menyelenggarakan Kejurnas Percasi," jelasnya.
Untuk diketahui, Kejurprov Catur Jatim 2025 pada pekan lalu digelar di Gedung Tennis Indoor GOR Rejoagung.
Total ada sekitar 750 atlet dari seluruh wilayah Jatim ambil bagian di event ini.
"(Tulungagung) sebagai tuan rumah, saya melihat ini sangat luar biasa. Dari segi pelaksanaannya, sarana-prasarananya, tempatnya, kemudian fasilitasnya," kata Ketua Pengkot Percsi Kediri, Syamsul Bahri.
Itu sebabnya dia mendukung gelaran Kejurprov Catur Jatim tahun depan digelar di Tulungagung.
Sebab, ada berbagai faktor di Kota Marmer yang mendukung terselenggaranya event keolahragaan skala besar.
"Biasanya kan jati tuan rumah kejurnas itu ibu kota provinsi. Tapi kalau diberi kesempatan, saya yakin Tulungagung siap," sebutnya. (dit)
Editor : Didin Cahya Firmansyah