TULUNGAGUNG- Tulungagung yang terkenal dengan marmer dan pantainya, ternyata juga menyimpan kekayaan budaya yang tak kalah menarik termasuk dalam urusan pernikahan.
Di balik gemerlap pesta pernikahan modern, masih ada adat dan tradisi khas Tulungagung yang tetap hidup dan dijaga oleh masyarakat setempat.
Nah, kalau kamu penasaran seperti apa sih tradisi perkawinan yang unik di Tulungagung, yuk simak cerita ringan ini!
- Nyantri Sebelum Akad Nikah
Salah satu tradisi yang masih dijumpai di beberapa desa adalah nyantri. Dalam tradisi ini, calon pengantin pria akan tinggal sementara di rumah keluarga calon pengantin wanita, biasanya beberapa hari sebelum hari H.
Tujuannya bukan hanya untuk “jaga-jaga” kalau ada hal teknis yang harus disiapkan, tapi juga sebagai simbol keseriusan dan komitmen. Ini jadi semacam latihan kecil untuk hidup berumah tangga.
- Panggih dengan Sentuhan Jawa Kental
Meskipun Tulungagung berada di bagian selatan Jawa Timur, budaya Jawa Tengah sangat terasa dalam prosesi panggih—pertemuan resmi antara mempelai pria dan wanita.
Dalam acara ini, ada ritual balangan suruh (saling lempar daun sirih) yang melambangkan cinta yang tak lagi disembunyikan. Unik, romantis, dan sarat makna!
Editor : Didin Cahya Firmansyah