TULUNGAGUNG- Polres Tulungagung memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan ibu dan anak yang terseret arus sungai di wilayah Pagerwojo.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, dalam sebuah upacara resmi di halaman Mapolres, Senin (2/6/2025).
Mereka yang menerima penghargaan antara lain tim gabungan, dari Kapolsek Pagerwojo, Danramil, Camat Pagerwojo, Kepala Desa Samar dan Wonorejo, BPBD Tulungagung, serta relawan Senkom.
Kolaborasi semua pihak berhasil menemukan korban hilang terseret arus sungai di Desa Samar, berhasil ditemukan di Waduk Wonorejo Tulungagung.
Kerja sama lintas sektor ini dinilai berhasil mengatasi medan sulit dan cuaca ekstrem selama proses pencarian yang berlangsung tiga hari. Kedua korban akhirnya ditemukan di sekitar Waduk Wonorejo.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kekompakan seluruh pihak yang telah membantu tugas-tugas kepolisian dalam misi kemanusiaan. Saya bangga atas sinergi Forkopimcam, pemerintah desa, dan para relawan,” ujar Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi.
Kapolres Tulungagung juga menekankan pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha dan berbagai agenda masyarakat pada bulan Juni dan Juli mendatang.
“Semoga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat berjalan aman dan lancar, serta pembangunan di Tulungagung terus berkelanjutan,” jelasnya.
Camat Pagerwojo, Setiyono, yang turut menerima penghargaan, menyatakan bahwa kehadiran forkopimcam di tengah masyarakat adalah wujud tanggung jawab moral dan loyalitas terhadap warga.
“Ini sudah menjadi kewajiban kami. Kami harus hadir saat masyarakat membutuhkan. Terima kasih atas apresiasi yang diberikan,” ujar Setiyono.
Baca Juga: Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan 22 Rumah Rusak Akibat Bencana di Pagerwojo dan Sendang
Dia mengakui bahwa proses pencarian tidak mudah. Tim gabungan harus menghadapi tantangan berat, mulai dari cuaca buruk hingga medan terjal di sekitar lokasi kejadian.
Meski demikian, semangat dan empati para personel TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan relawan tidak surut sedikit pun.
“Kekompakan dan kerja sama seluruh elemen inilah yang menjadi kunci keberhasilan. Semoga sinergi lintas sektor seperti ini terus terjaga sebagai kekuatan utama dalam penanggulangan bencana di masa depan,” pungkasnya. (rin/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah