Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jelang Puncak Ibadah Haji, Kemenag Tulungagung Ungkap Kondisi Kesehatan Jamaah di Tanah Suci

Aditya Yuda Setya Putra • Rabu, 4 Juni 2025 | 01:08 WIB

 

Jemaah haji melakukan rangkaian perbibadatan di Masjidil Haram, Makkah, beberapa waktu lalu.
Jemaah haji melakukan rangkaian perbibadatan di Masjidil Haram, Makkah, beberapa waktu lalu.

TULUNGAGUNG – Jamaah haji, termasuk asal Tulungagung, akan melakoni puncak rangkaian ibadah haji selama dua hari ke depan. Kondisi kesehatan para jamaah jadi sorotan utama oleh berbagai pihak, termasuk Kemenag Tulungagung.

Plh Kasi PHU Kemenag Tulungagung Akhmad Mukhsin mengungkapkan, sampai Selasa (3/6/2026) pagi, jamaah haji asal Kota Marmer berada di Makkah dan sedang bersiap memulai puncak rangkaian ibadah haji.

“Nanti dari hotel dia bergerak ke Arafah. Insya Allah itu kalau perhitungan kami, hari Rabu kemudian hari Kamis itu sudah wukuf di Arafah. Kemudian setelah wukuf dari Arafah secukupnya, nanti bergerak menuju ke Muzdalifah,” ujarnya.

Baca Juga: Tracing ke Korban TPPO, Pemkab Tulungagung Telusuri Latar Belakang Kasus NS di Kamboja

Dari Muzdalifah, lanjut Mukhsin, jamaah akan bermalam untuk selanjutnya bertolak menuju ke Mina untuk melaksanakan lempar jamaroh atau jumroh yang pertama.

“Itu jamaroh di Aqabah itu nanti sudah tahallul. Kemudian dia sudah takdir, bukan labbaik Allah humma labbaik, itu di mina (hari) pertama,” ucapnya.

“Kemudian Mina hari yang kedua nanti lempar ula wuto aqobah. Kemudian kembali ke tenda lagi ke Mina. Baru hari ketiga nanti kembali ke lempar ula uso aqabah. (Setelah) selesai, kembali ke tenda,” sambungnya.

Setelahnya, jamaah dijadwalkan ke Makkah untuk melakukan dua thawaf terakhir sebelum mengakhiri rangkaian ibadah haji.

“Baru itu sudah nafar awal. Nanti yang mengambil nafar awal berarti sudah kembali ke Mekkah untuk melaksanakan thawaf ifada. Dan menjelang kepulangan nanti melaksanakan tawaf wada,” ucap Mukhsin.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Siapkan Rp 61 Miliar untuk Gaji ke-13 dan Tunjangan Pegawai, Ini Rinciannya

Disinggung soal kondisi kesehatan jamaah asal Tulungagung, laki-laki ramah ini mengungkapkan bahwa hingga Selasa pagi Kemenang Tulungagung tidak mendapat laporan soal adanya jamaah yang mengalami gangguan kesehatan.

“Alhamdulillah tidak ada yang masuk di rumah sakit. Artinya sehat semuanya. Harapannya nanti para jamaah bisa melaksanakan kegiatan rangkaian haji dari Armuzna. yaitu Arafah Muzdalifah Mina dan seterusnya,” akunya.

Kondisi cuaca di Tanah Suci terpantau sedang terik. Itu sebabnya para jamaah haji diimbau untuk tidak meninggalkan tenda tanpa adanya kepentingan.

“Kondisi cuaca yang saya peroleh memang panas di sana. Tapi ya memang kondisi seperti itu jamaah harus dapat menyesuaikan,” lanjutnya.

Jika tak ada aral melintang, jamaah haji asal Tulungagung dijadwalkan bertolak dari Jeddah ke Indonesia pada Rabu 11 Juni dan tiba di Tanah Air pada Kamis 12 Juni.

Jamaah haji asal Tulungagung akan terbang ke Tanah Air lebih awal. Sebab, mereka tergabung di gelombang I kloter I.

Di awal pekan depan, Kemenag, Pemkab Tulungagung, dan sejumlah pihak terkait diagendakan duduk satu meja untuk membahas teknis penjemputan jamaah.

“Insya Allah kami kalau tidak hari Senin (atau) Selasa kita adakan rapat koordinasi. Karena itu juga melibatkan kru-kru bus juga. Dan harapannya nanti kita bisa menerima kerawuhan jamaah itu di AHES sana,” sebutnya.

Setibanya di bandara, jamaah haji diarahkan menuju AHES Surabaya. Setelah melalui serangkaian tahap administratif, para jamaah akan dipulangkan ke daerah masing-masing.

“Insya Allah kita nanti untuk hari Kamis itu 22 (unit) bus,” katanya.

Sedianya, total ada sebanya l984 orang jamaah haji asal Tulungagung. Lalu, dua di antaranya meninggal dunia. Sehingga, saat ini ada sebanyak 982 jamaah haji asal Tulungagung.

“Hitungan kami termasuk dengan gabungan para petugas. Dan itu terpecah ke dalam 10 kloter bahkan. (karena) kemarin ada tambah satu kloter,” pungkasnya. (dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#mina #makkah #jeddah #tulungagung #tanah suci #kemenag tulungagung #tanah air #Puncak Ibadah Haji #muzdalifah #haji #jamaah haji tulungagung #arafah