Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Lebaran Kurban di Tulungagung, dari Makna Ibadah hingga Tips Menyimpan Daging Agar Tetap Awet

Rinto Wahyu Hidayat • Jumat, 6 Juni 2025 | 00:00 WIB
saat Idul Adha di Tulungagung, agar stok daging kurban di rumah tetap segar hingga beberapa minggu ke depan, berikut lima tips praktis yang wajib diterapkan.
saat Idul Adha di Tulungagung, agar stok daging kurban di rumah tetap segar hingga beberapa minggu ke depan, berikut lima tips praktis yang wajib diterapkan.

TULUNGAGUNG- Suasana Lebaran Kurban atau Idul Adha selalu membawa nuansa religius sekaligus kebersamaan yang khas di Tulungagung.

Di berbagai sudut Tulungagung, gema takbir mengalun sejak malam hari, menyambut hari besar umat Islam yang mengenang keteladanan Nabi Ibrahim dan kesabaran Nabi Ismail.

Momen bersejarah ketika perintah Allah diuji lewat pengorbanan sang anak, namun digantikan dengan seekor domba, menjadi dasar utama ritual kurban yang masih dilaksanakan hingga kini di Tulungagung.

Di Tulungagung, selepas salat Idul Adha yang dilaksanakan serentak di masjid maupun lapangan terbuka, tradisi penyembelihan hewan kurban menjadi pemandangan yang jamak terlihat.

Warga berkumpul, bergotong-royong memotong, menimbang, lalu mendistribusikan daging kepada masyarakat.

Lebaran Kurban tak hanya menjadi simbol ketaatan, tetapi juga solidaritas sosial. Hampir setiap rumah, terutama di perkampungan Tulungagung, menerima bagian daging kurban untuk dimasak atau disimpan.

Namun, menyimpan daging kurban dalam jumlah besar memerlukan penanganan yang tepat agar tetap awet dan higienis. Salah-salah, daging malah cepat rusak dan mengundang bakteri.

Nah, agar stok daging kurban di rumah Anda tetap segar hingga beberapa minggu ke depan, berikut lima tips praktis yang wajib diterapkan:

1. Jangan Dicuci Sebelum Disimpan

Meski terlihat kotor karena sisa darah atau rumput, daging kurban sebaiknya tidak langsung dicuci dengan air. Cukup bersihkan menggunakan tisu atau kain bersih. Air justru memicu pertumbuhan bakteri. Bahkan, untuk daging kambing, cara ini efektif mencegah bau prengus yang sering mengganggu selera makan.

2. Bagi Menurut Kebutuhan

Jika Anda menerima daging dalam jumlah banyak, pisahkan ke dalam kantong plastik sesuai porsi masak harian. Misalnya 500 gram atau 1 kilogram per kantong. Dengan cara ini, Anda tidak perlu mencairkan semua daging sekaligus ketika hanya ingin memasak sebagian.

3. Simpan dengan Tertib di Freezer

Pastikan freezer dalam keadaan bersih dan rapi sebelum menyimpan daging. Hindari menyimpan daging berdampingan langsung dengan makanan siap konsumsi seperti es krim atau es batu. Gunakan wadah tambahan jika perlu agar aroma daging tidak menyerap ke makanan lain.

4. Ambil Sesuai Kebutuhan

Setiap kali akan memasak, keluarkan hanya kantong daging yang dibutuhkan. Hindari mengeluarkan lalu memasukkan kembali daging ke dalam freezer, karena suhu yang berubah-ubah bisa merusak kualitas daging dan meningkatkan risiko kontaminasi.

5. Cairkan dengan Cara yang Tepat

Mencairkan daging beku idealnya dilakukan dengan cara aman. Letakkan di kulkas bagian bawah semalaman atau rendam dalam air mengalir, tanpa membuka bungkus plastiknya.

Hindari mencairkan langsung dengan air panas atau memasaknya dalam kondisi beku, karena bisa merusak tekstur dan rasa.

Dengan penerapan lima langkah sederhana ini, daging kurban yang Anda terima bisa tetap lezat dan bergizi, kapan pun ingin diolah.

Idul Adha bukan hanya perayaan ibadah, tetapi juga pengingat bahwa berbagi dan menjaga nikmat yang diberikan adalah bentuk syukur yang nyata. Dari Tulungagung hingga penjuru negeri, semangat kurban semoga terus hidup dalam keseharian kita.(rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #daging kurban #idul adha #tips menyimpan daging