Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Petaka Idul Adha di Tulungagung, Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga, Api Masih Menyala saat Ditemukan, Warga Teriak-Teriak

Sandy Sri Yuwana • Jumat, 6 Juni 2025 | 20:03 WIB
Balon udara berukuran besar jatuh dan menimpa atap rumah warga di Perumahan Tunggulsari Indah, Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jumat (6/6/2025) pagi.
Balon udara berukuran besar jatuh dan menimpa atap rumah warga di Perumahan Tunggulsari Indah, Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jumat (6/6/2025) pagi.

TULUNGAGUNG-Tradisi menerbangkan balon udara tanpa awak saat perayaan Hari Raya Idul Adha di Tulungagung kembali memicu petaka.

Peristiwa itu menambah daftar panjang kejadian serupa di Tulungagung.

Kali ini sebuah balon udara berukuran besar jatuh dan menimpa atap rumah warga di Perumahan Tunggulsari Indah, Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jumat (6/6/2025) pagi.

Balon tersebut jatuh di atap rumah milik Muryani, 74. Saat kejadian, Muryani mengaku sedang berada di masjid sekitar pukul 09.00 pagi.

Dia baru mengetahui kejadian itu setelah keluarganya panik karena banyak warga berdatangan sambil berteriak terjadi kebakaran.

“Saya waktu itu di masjid. Anak-anak dan warga tiba-tiba ramai, katanya ada balon jatuh dan apinya masih menyala,” ujar Muryani.

Putra Muryani, Yudi Rahmawanto, 39, mengatakan balon setinggi sekitar enam meter itu jatuh dalam kondisi api masih hidup.

Warga sekitar yang melihat langsung panik, khawatir api akan merambat ke kabel listrik atau bahkan membakar rumah.

“Warga sempat teriak-teriak karena api masih menyala dan posisinya dekat kabel listrik. Untung ada salah satu warga dari desa sekitar yang berani naik dan segera mengambil balon itu,” jelas Yudi.

Beruntung, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Atap rumah yang tertimpa balon pun tidak mengalami kerusakan serius.

“Alhamdulillah tidak sampai merusak atap, hanya kaget saja karena tiba-tiba ramai dan berisik,” jelasnya.

Yudi juga menyebut sudah menghubungi pihak PLN agar segera memeriksa jaringan listrik yang sempat tertimpa balon untuk menghindari risiko korsleting.

Kejadian ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara secara sembarangan, terutama yang masih menggunakan api terbuka.

Selain melanggar aturan, kebiasaan ini berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran dan mengancam keselamatan jiwa serta harta benda warga. (sri/din)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Peristiwa #balon jatuh #tulungagung #berita tulungagung #idul adha #petaka